Pedagang Buku Tagih Janji Pemko Medan

Redaksi - Selasa, 11 November 2014 21:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112014/beritasumut_Pemko-Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Puluhan pedagang buku yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Buku Lapangan Merdeka (P2BLM) berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Selasa (12/11/2014). Mereka menagih janji Pemko Medan soal revitalisasi lapaknya."Kami melakukan aksi turun ke jalan menuntut Pemkot Medan untuk segera merealisasikan kesepakatan yang sudah dibangun," ujar Ketua P2BLM Sainan.Mereka menyatakan, sebelumnya pemko dan P2BLM sudah sepakat menandatangani perjanjian revitalisasi pada 16 September 2013. Atas kesepakatan itu, pedagang buku bersedia direlokasi sementara ke Jalan Pegadaian agar sky bridge menuju Stasiun Kereta Api Medan bisa dibangun.Sebelumnya, para pedagang berjualan di sisi timur Lapangan Merdeka. Lapak itu mereka dapatkan setelah dipindah dari Titi Gantung."Dalam perjanjian yang dibuat, pemko berjanji akan melakukan pembangunan tempat revitalisasi di sisi timur Lapangan Merdeka itu dalam tempo 9 bulan," jelas Sainan.P2BLM menuntut agar janji revitalisasi pedagang buku itu segera direalisasikan. Tuntutan itu mereka sampaikan karena sejauh ini pembangunan sky bridge dan lapak pedagang belum juga selesai.Selain itu, pedagang juga menilai kios yang disiapkan untuk mereka tidak layak, karena berukuran 1,5 x 1,5 meter. "Kios layak minimal 1,5 x 2 meter," sambung Sainan.Pedagang juga meminta Pemko Medan memperbanyak akses masuk ke lokasi revitalisasi yang ada di lantai 2. Mereka pun berharap Pemkot memperbanyak fasilitas seperti taman bacaan dan musala."Kami juga mendesak pemko memastikan seluruh anggota P2BLM mendapatkan kios dan merealisasikan ganti rugi kepada beberapa pedagang," pungkas Sainan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian

Peristiwa

Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎

Peristiwa

Pedagang Buku di Titi Gantung Keluhkan Tumpukan Sampah

Peristiwa

Polda Sumut Dukung Pemko dan Polresta Medan Tertibkan Asmara Subuh

Peristiwa

Babinsa Dampingi Bank Arta Graha Laksanakan Pasar Murah