Medan, (beritasumut.com) – Frendis Agustinus Panjaitan (24) warga Komplek Citra Mas Indah Blok L 136, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam yang ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya dinilai anak yang baik dan suka bergaul.
Tak hanya itu, mahasiswa semester akhir Jurusan Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara (USU) ini juga dinilai sebagai anak yang pintar dikampusnya.
"Anaknya pintar dan suka bergaul bang. IP-nya selalu di atas 3," kata rekan korban, Fandi (23) Mahasiswa Teknik Mesin USU, Senin (20/10/2014).
Ia tidak menyangka korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. [Baca: Mahasiswa USU Tewas Gantung Diri].
"Gak nyangka aja. Memang dengar-dengar dia stres karena diberi waktu tiga bulan lagi untuk menyelesaikan skripsinya, kalau tidak dia bakal di-DO," jelasnya.
Kanitreskrim Polsek Medan Baru Iptu Oscar S Setjo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.
"Benar dan kasus gantung diri itu masih kita lidik. Jenazah korban masih di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," kata Oscar.
Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap adik korban.
"Adik korban sudah kita periksa dan pihak keluarga juga telah membuat perjanjian agar kasus ini tidak dikembangkan. Pihak keluarga akan membawa jenazah korban ke Toba untuk segera disemayamkan," jelasnya.
Pantauan di RS Bhayangkara Medan, rekan dan saudara korban silih berganti mendatangi kamar jenazah untuk melihat korban yang masih terbaring di sana. (BS-031)