Labuhanbatu, (beritasumut.com) – Seorang ibu dan anaknya tewas setelah rumah mereka di Jalan Ahmad Yani Gang Hasanah, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu tertimpa tembok yang ambruk. Sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Yang menjadi korban adalah mereka yang sedang berada di dalam rumah. Noni Andriani (22) dan anaknya berusia 1,5 tahun Raka Maika Abron, meninggal dunia karena kepalanya terkena puing tembok. Sedangkan korban luka yakni Abdul Haris (20), Dewi dan Alfian (44). Para korban luka masih dirawat di RSUD Rantauprapat, Ahad (19/10/2014). Sedangkan kedua korban tewas sudah dibawa ke rumah kerabatnya dan dikebumikan hari ini. Tembok ambruk pada Sabtu (18/10/2014) malam saat kawasan ini tengah dilanda dilanda hujan deras yang turun sejak petang. Diduga karena pondasi tidak kuat akibat tergerus air, tembok pembatas tanah milik keluarga Samiun yang tingginya sekitar dua meter lebih akhirnya ambruk sekitar pukul 20.30 WIB. Kapolres Labuhan Batu AKBP Teguh Yuswardhie menyatakan, lokasi kejadian merupakan kawasan berbukit-bukit. Tembok itu di bagian atas, sementara di bawahnya terdapat empat rumah semi permanen yang merupakan rumah kontrakan. “Saat kejadian, korban sedang berkumpul di rumah dan kemudian tertimpa. Petugas kita langsung ke lokasi begitu kejadian, dan membantu mengevakuasi para korban,” ujar Teguh, Ahad pagi. (BS-001)