Medan, (beritasumut.com) – Diduga stres dan kerap ribut dengan keluarganya, Mahri (33) warga Perumnas Helvetia, Jalan Mawar 4, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu (11/10/2014) malam menjadi gelap mata.Bapak dua anak ini nekat hendak mengakhiri hidupnya dengan cara menyiramkan bensin dan membakar tubuhnya. Nyawa korban selamat setelah warga yang melihat aksi pelaku langsung menyiramnkan air ke tubuh korban. Selanjutnya, korban dibawa warga ke RS Sari Mutiara guna mendapat pertolongan.Informasi yang dihimpun, aksi korban dilakukan dengan tiba- tiba. "Kami terkejut, karena kami lihat udah terbakar aja seluruh tubuhnya," ujar warga sekitar, Murni (37).Dikatakannya, aksi nekat korban diduga karena permasalahan keluarga. Selain itu, korban juga merupakan pecandu narkoba. "Dulu dia ini baik-baik. Dua tahun belakangan inilah dia mulai kecanduan sabu. Sering kali dia menyusahkan orang tuanya. Makanya sempat juga dia diusir dari rumah," imbuhnya.Ia juga mengaku, hubungan korban dan istrinya tidak harmonis. Beberapa bulan belakangan ini korban diduga tidak lagi memberi nafkah kepada istri dan kedua anaknya."Dulu dia kerja di Samsat bagian plat BK, tapi udah lama dia enggak kerja lagi. Itulah penyebabnya dia tidak lagi menafkahi anak istrinya," jelasnya.Istri korban, Dona (33) mengaku jika suaminya mengalami stres. "Stres suamiku, tapi aku tidak tahu apa masalahnya. Aku rasa masalahnya diluaran," jelasnya.Kanitreskrim Polsek Helvetia AKP Hendrik Temaluru mengatakan, insiden tersebut terjadi karena korban stres. "Tadi kita sudah lakukan olah TKP. Korban nekat membakar dirinya dikarenakan stres," katanya. (BS-031)