Medan, (beritasumut.com) – Kebersamaan merupakan salah satu pencapaian yang dapat diraih dari pelaksanaan ibadah haji maupun penyembelihan hewan kurban.
Demikian dikatakan Amirudin MS saat bertindak selaku khatib Salat Idul Adha 1435 H di lapangan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Ahad (5/10/2014).
“Filosofis hikmah dari ibadah haji dan kurban, yakni bersama. Kebersamaan merupakan buah dari rasa cinta sebab orang yang saling mencintai selalu ingin bersama. Ibadah haji dan kurban dapat pererat kebersamaan,” urainya.
Dikatakannya, ibadah haji merupakan kewajiban bagi muslim yang mampu mengerjakannya, satu kali seumur hidup. Ibadah haji penuh makna. Umat Islam berkumpul di Makkah, khususnya padang Arafah saat berwukuf sebagai puncak ibadah.
Berkumpul dan bersatu merupakan hikmah ajaran Islam yang mendasar. “Dengan berkumpul kita menjalin kebersamaan, dan dengan bersatu kita memiliki kekuatan,” ujarnya.
Dengan hikmah Idul Adha 1435 H ini, kita mantapkan kebersamaan prajurit dengan rakyat guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Kemauan dan keikhlasan kita menyembelih hewan kurban, merupakan wujud dari pengamalan iman, yaitu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI Winston Pardamean Simanjuntak usai pelaksanaan Salat Idul Adha menyerukan segenap individu senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Penyembelihan hewan kurban yang diselenggarakan jajaran Kodam I/BB, diharapkan dapat memperkokoh kemanunggalan TNI dan masyarakat.
“Sesuai motto kita, bersama rakyat TNI akan menjadi kuat,” tegasnya. (BS-031)