Medan, (beritasumut.com) – Warga Lingkungan I, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan mengaku resah akibat limbah restoran dan sejumlah usaha toko roti yang mencemari pemukiman mereka. Parahnya lagi, jika hujan turun, air parit tercemar limbah restoran tersebut meluber ke rumah warga. Salah satu warga, Saiful di Medan, Selasa (30/9/2014) mengatakan, sejumlah usaha toko roti di Jl Taruma seperti Toko Roti Suan’s, Tivoli, Tahiti, Loundry Himalaya dan restoran Jepang Hakata Inkousha dituding tidak memiliki Istalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan membuang limbah sembarangan ke parit umum. Sehingga warga tercemar bau busuk serta air limbah masuk ke rumah diperparah lagi sistem drainase yang buruk. Di tempat terpisah, Rahmadsyah mewakili warga sudah mengadukan hal tersebut ke DPRD Medan. Rahmadsyah mengaku telah menerima sejumlah keluhan warga terkait pencemaran limbah yang ditimbulkan sejumlah usaha di Jalan Taruma. Sejumlah usaha tersebut terbukti membuang limbah ke parit umum. “Sangat kita sayangkan pemilik restoran non muslim membuang limbah sembarangan,” terang Rahmadsyah. Sementara itu pihak toko roti Tivoli, Isham dan mengaku sebagai karyawan ketika dihubungi wartawan mengatakan pihaknya membuang limbah ke parit umum dan belum memiliki IPAL. “Limbah usaha kami kan tidak lemak, tidak begitu parah,” ujarnya. (BS-001)