12 Pelajar Terjaring Razia Kasih Sayang di Madina

Redaksi - Selasa, 16 September 2014 17:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092014/beritasumut_Siswa-Terjaring-Razia-Kasih-Sayang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kadis Pendidikan Madina Drs Sahnan Pasaribu MM memberikan arahan kepada 12 siswa yang terjaring dalam Razia Kasih Sayang, Selasa (16/9/2014). (M Saima Putra)
Panyabungan, (beritasumut.com) – Dinas Pendidikan bersama Satpol PP Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Razia Kasih Sayang terhadap pelajar yang bolos. Razia dilaksanakan di tempat-tempat mangkalnya pelajar yang bolos dari sekolah, Selasa (16/9/2014).Sebanyak 12 siswa berhasil diamankan Satpol PP dan Dinas Pendidikan Madina yakni 4 siswa dari SMKN 1 Panyabungan, 3 siswa dari Sekolah MMI, 1 siswa SMK I Lembah Sorik Marapi,1 siswa SMAN 1 Panyabungan, 1 siswa SMKN 2 Panyabungan, 1 siswa SMK Willem Iskandar, serta 1 siswa dari SMAN Panyabungan.Demikian disampaikan Kasatpol PP Madina Hendra P SSTP didampingi Kasi Undang-Undang Pangeran SH di ruang kerjanya usai melakukan Razia Kasih Sayang.Dikatakan, Razia Kasih Sayang ini salah satu bentuk kepedulian terhadap siswa-siswi yang selalu bolos pada waktu jam pelajaran. Dalam melaksanakan razia, Satpol PP bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Madina.“Razia Kasih Sayang akan terus dilakukan agar siswa-siswi jera bolos dari sekolah. Karena banyak siswa berangkat dari rumah untuk ke sekolah namun kenyataanya hanya singgah di tempat manggkal para pelajar yang selalu bolos dan sebagian lagi mangkal di warung internet (Warnet ),” imbuhnya.Sebelum diserahkan ke Dinas Pendidikan, Satpol PP Madina terlebih dahulu memberikan pelatihan dan bimbingan terhadap siswa yang terjaring. Sementara itu Kadis Pendidikan Madina Drs Sahnan Pasaribu MM mengatakan Razia Kasih Sayang yang dilakukan Satpol PP dan Dinas Pendidikan bertujuan untuk menertibkan pelajar yang bolos dari sekolah. Mudah-mudahan upaya yang dilakukan ini berdampak positif terhadap pelajar itu sendiri.Diminta pada orang tua siswa untuk lebih memperhatikan anaknya, dan kepala sekolah agar memperhatikan lingkungan sekolahnya karena dari berbagai temuan banyak dan peluang siswa-siswi untuk bolos dari sekolah dengan cara melompat pagar dan tembok. Sebagian pagar dan tembok sekolah sudah rusak, untuk itu peran kepala sekolah sangat diutamakan memperhatikan lingkungan sekolah yang rusak.Kemudian setelah dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Dinas Pendidikan, para siswa yang terjaring dalam akan dikembalikan ke kepala sekolah dan orang tua masing-masing untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut, ungkap Sahnan. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pelajar Indonesia di Turki Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak-Anak Palestina

Peristiwa

Pelajar SMPN 1 Beringin Kirim Seribu Surat ke Menteri, Minta Iklan Rokok Dilarang

Peristiwa

Jamu Makan Siang Pelajar dari Gwangju, Pj Sekda Kota Medan Harap Dapat Menikmati Kota Medan Bersama Keluarga Baru

Peristiwa

Sebanyak 12 Pelajar dari Gwangju Akan Diajarkan Budaya dan Adat Istiadat Yang Ada di Kota Medan

Peristiwa

PP PELTI Luncurkan Sekolah Tenis Pelajar Indonesia

Peristiwa

Walikota Binjai Ajak Pelajar Komitmen Deklarasi Lawan Geng Motor