Mayat Bayi Dibuang ke Tong Sampah di Medan

Redaksi - Selasa, 09 September 2014 20:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092014/beritasumut_Orok-Dibuang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Salah seorang warga menutupi mayat bayi yang dibuang. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Sesosok mayat bayi ditemukan dalam tong sampah di Kompleks MBC, Jalan S Parman, Medan, Selasa (9/9/2014). Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan seorang tukang sampah. "Dia kemudian memberitahu aku. Setelah kuperiksa, kuangkat dan kubuka. Pertama aku nggak percaya, kupikir boneka, ternyata bayi perempuan," kata Bram Steven Morris Tarigan, petugas parkir di kawasan itu.Penemuan mayat bayi itu pun mengundang perhatian warga, terutama pekerja di toko yang ada di kawasan itu. Saat mayat bayi itu masih menjadi perhatian, tiba-tiba dua perempuan datang mengambil bungkusan berisi mayat bayi itu. Dia membawanya ke dalam mobil Honda CRV BK 1374 KL. Kendaraan itu pun bergerak mengarah ke luar kompleks.Melihat kejadian itu, warga langsung menghadang. Namun, mobil tetap merangsek maju.Kendaraan itu akhirnya mundur setelah warga menghentikan mobil polisi lalu lintas yang sedang melintas dan menginformasikan kejadian itu. Bripka Bambang Sujarwadi kemudian memerintahkan pengemudi mobil, A Lung dan istrinya drg Susanna Halim turun dan menjelaskan kejadian itu.A Lung dan Susanna mengakui pembantunya bernama Wilfrida yang melahirkan bayi itu. Mereka mengaku mengambil kembali bayi itu untuk mengantarkannya ke rumah sakit. "Dia orang NTT, baru kerja di tempat kami. Baru semalam masuk. Ngakunya mens," kata Susanna.Meski keduanya menyampaikan sejumlah alasan, Bripka Bambang Sujarwadi dan petugas yang datang belakangan, membawa A Lung, Susanna dan Wilfrida ke Mapolsek Medan Baru.Sementara itu, warga membantah keterangan Susanna. Menurut mereka, Wilfrida sudah lama bekerja di rumah sekaligus lokasi praktik drg Susanna Halim. "Dia (Wilfrida) sudah berbulan tinggal di sana, sering kok berbelanja di sini. Tapi selama ini tidak kelihatan dia hamil," ucap Khairunnisa, pegawai toko roti di sebelah kediaman drg Susanna.Kasus ini masih ditangani Polsek Medan Baru. Sementara itu, mayat bayi itu dibawa ke RSUD Pirngadi Medan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern