Palas, (beritasumut.com) – Dari 288 jemaah calon haji dari Kabupaten Padang Lawas (Palas), sebanyak dua calhaj gagal berangkat ke tanah suci Makkah, karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk menunaikan ibadah haji.Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Palas Sori Tua Harahap dalam acara pelepasan jamaah calhaj oleh Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap (TSO) di Lapangan Merdeka Sibuhuan, Senin (1/9/2014).“Pasangan suami istri (Pasutri) calhaj dari Kecamatan Barumun Tengah mengajukan pengunduran diri secara resmi kepada Kantor Kementerian Agama, dengan menyatakan mengundurkan diri berangkat ke tanah suci dengan alasan yang sangat kuat, bahwa faktor kondisi kesehatan, sehingga jumlah calhaj yang diberangkatkan berjumlah 286 orang,” kata Kakan Kemenag Palas dalam laporannya.Sebelum dilakukan pelepasan, terlebih dulu gema azan dan takbir dikumandangkan dan selajutnya secara resmi dilepas Bupati bersama unsur FKPD, ditandai dengan pengibaran bendera sebagai isyarat dilepaskannya sebanyak 9 bus armada pengakutan calhaj yang mengangkut sebanyak 286 orang jemaah haji bertolak dari daerah yang dipusatkan dilapangan Merdeka Sibuhuan menuju Asrama Haji Medan. Dikesempatan itu Bupati juga memberikan tali asih bantuan dalam bentuk uang Rial kepada seluruh calhaj sebagai bukti kepedulian pemerintah.Bupati Palas Ali Sutan Harahap dalam sambutannya menyampaikan, ucapan selamat jalan kepada dhuyufur rahman yang akan menuju tanah suci Makkah. Semoga keberangkatan para jemaah calon haji mendapat petunjuk dari allah SWT, pemberangkatan calon haji sore hari ini merupakan salah satu agenda pemerintah, yang sangat tepat kita jadikan momen dalam rangka peningkatan ukhuwah islamiyah daintara sesama umat muslim di kabupaten Padang Lawas.Kegiatan ini juga merupakan tradisi setiap tahunnya dilaksanakan di bumi Serambi Makkah yang dikenal sebagai julukan Palas.Lanjutnya, keberangkatan jemaah ini sebagai motivasi dalam membangkitkan perasaan konstruktif kepada kita semua untuk menjadi dhuyufur rahman (calhaj) berikutnya. Karena keberangkatan saudara-saudara merupakan karunia Allah yang sangat besar nilainya, dimana jutaan ummat islam yang berkeinginan menunaikan rukun Islam kelima, belum mendapat izin dari Allah SWT."Saya selaku Kepala Daerah Kabupaten Palas mengimbau kepada calhaj, dapat meningkatkan kesabaran dan keseimbangan psikologis selama menjalan ibadah di tanah suci Makkah, sehingga dengan kondisi Arab Saudi yang sangat panas saat ini, pada hakekatnya nanti dapat memicu dehidrasi, bukan menjadi kendala dalam melaksanakan rukun dan sunnah haji. Oleh karena itu, begitu tiba di Makkatul Mukarromah nantinya, para jamaah harus banyak minum dan menjaga pola makan sesaui dengan petunjuk tim kesehatan haji," ujarnya kepada seluruh calhaj.Pada kesempatan ini, tambah Bupati menjelaskan, kepada sanak keluarga dan kerabat calhaj bahwa Pemerintah Pemkab Palas telah menganggarakan biaya transportasi bagi selruh calhaj sehingga keluraga pengantar tidak akan terlalu khawatir dalam mengantar ke Asrama Haji Medan. Demikian juga hal penjemputan kepulangan jamaah haji, tidak perlu ke Medan, cukup dijemput di Lapangan Merdeka Pasar Binanga, karena segala biaya telah diatur panitia dengan baik."Sesuai laporan Kantor Kementerian Agama, bahwa jumlah jamaah haji yang diberangkatakan dari Palas sebanyak 286 orang yang tergabung dalam kloter 2, insy Allah akan berangkat pada Rabu (3/9/2013) ke tanah suci Makkah. Untuk Tahun 2014 ini, jemaah haji termuda Yusni Maryati Siregar berusia 23 tahun berasal dari Desa Siolip, sedangkan jamaah haji tertua Mangaraja Lutan Hasibuan berusia 87 tahun berasal dari Desa Purbatua. Keduanya merupakan calhaj dari Kecamatan Barumun,” ujar Ali Sutan Harahap seraya melepas keberangkatan bus angkutan jamaah haji Palas. (Sahat Gemayel Lubis)