Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kota Medan sangat memberikan perhatian kepada jamaah calon haji yang akan melaksanakan ibadah haji. Seperti tahun-tahun lalu Pemerintah Kota Medan mempersiapkan catering makan siang dan malam. Namun mulai tahun ini Pemko Medan juga akan menyiapkan sarapan pagi bagi jemaah calon haji asal Kota Medan guna mendukung jamaah haji agar lebih fokus dalam menunaikan ibadah.Hal ini dikatakan Walikota Medan Dzulmi Eldin saat menghadiri acara halal bi halal sekaligus tepung tawar sebanyak 15 orang jamaah calon haji/hajjah dari keluraga besar Kantor Kementerian Agama Kota Medan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Medan, Jalan Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (19/8/2014).Dikatakannya, kegiatan halal bi halal menjadi sangat istimewa karena dirangkai dengan penepungtawaran jamaah calon haji dari keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Medan. Kepada calon jamaah atas nama Pemko Medan diucapkan selamat jalan semoga senantiasa sehat wal afiat, dan kembali dengan keadadan selamat dan sehat.“Saya menitipkan kiranya bapak dan ibu jamaah calon haji/hajjah dapat mendoakan bangsa dan negara kitra khususnya Kota Medan, agar senantiasa dalam suasana kondusif, supaya kita dapat lebih fokus melaksanakan program pembangunan dalam mensejahterakan dan memberdayakan masyarakat Kota Medan,” harap Eldin.Lebih lanjut dikatakannya, para jamaah baik keluarga besar Kemenag dan asal Kota Medan agar melaksanakan ibadah dengan khusuk, jangan khawatirkan rumah dan saudara yang ditinggal, karena para camat dan lurah sudah diinstruksikan untuk tetap mengawasi rumah dan saudara yang ditinggalkan para calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci.“Melalui acara halal bi halal dan tepung tawar haji ini, mari kita tingkatkan kebersamaan dan persaudaraan guna mendukung tugas-tugas sebagai pelayan masyarakat serta sebagai wujud ungkapan syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan kita melewati ujian di bulan suci Ramadhan,” ungkap Eldin.Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Iwan Zulhami mengatakan, keluarga besar Kantor Kemenag Kota Medan merasa bahagia karena pemerintah kota dan ulama mendukung acara halal bi halal ini. Halal bi halal memiliki makna luar biasa yakni terjalinnya silaturahmi serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah.Menurutnya, Kemenag mendukung program Pemko Medan, untuk membenahi Kota Medan lebih baik lagi, aman, sejahtera dan relegius. Untuk mewujudkan itu Kemenag telah menggalakkan program 5G yakni, gemar membaca Alquran, mengerti Alquran, menghafal Alquran, memahami Alquran dan mengamalkan Alquran, dan program ini didukung dengan Maghrib Mengaji yang merupakan program Pemko Medan.“Diharapkan dengan adanya gerakan 5G ditambah Maghrib Mengaji, anak-anak tidak buta Alquran,” harap Iwan Zulhami.Selain itu juga dengan adanya Peraturan Menteri Agama RI Nomor 48 Tahun 2014 tentang aturan nikah yang berlaku sejak 10 Juni 2014, apabila pernikahan dilakukan di balai nikah, tidak dikutip biaya alias gratis. Tetapi apabila dilakukan di luar balai nikah dan di luar jam kerja, dikenakan biaya Rp600.000. (BS-001)