Dandim 0212 TS dan Plt Bupati Madina Tanam Perdana Padi SRI

Redaksi - Selasa, 19 Agustus 2014 12:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082014/beritasumut_Tanam-Perdana-Padi-SRI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Dandim 0212 TS, Plt Bupati Madina, Kapolres Madina, Kadis Pertanian, pada saat tanam perdana di Desa Manyabar. (M Saima Putra)
Panyabungan, (beritasumut.com) – Dandim 0212 TS Uyat Harahap beserta Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution  melakukan tanam perdana padi program System of Rice Intensification (SRI) yang bersumber dana APBN Tahun 2014 di Desa Mayabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (18/8/2014).Kegiatan tanam perdana padi SRI tersebut turut dihadiri Kapolres Madina, Danramil 13, Pimpinan SKPD, kepala desa dan  kelompok tani.Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra Ritonga mengatakan program padi SRI di Madina Tahun 2014 ini seluas 500 hektar yang tersebar di beberapa kecamatan,. Penanaman tidak terlaksana dengan serentak disebabkan saluran irigasi banyak yang rusak.“Kami dari Dinas Pertanian berupanya menyelesaikan kendala ini dengan cara menampung anggaran untuk perbaikan saluran irigasi secepatnya, sehingga penanam padi seluas 50 hektar di Desa Mayabar bisa serentak untuk tahun ke depan,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya program padi SRI ini hasil panen para petani semakin meningkat yang sebelumnya hasil panen 5 ton menjadi 7 ton per hektar. “Kita berharap agar program SRI yang bersentuhan dengan kelompok tani dapat berkelanjutan, dan ini bertujuan untuk menjadikan Kabupaten Madina swasembada pangan di tahun yang akan datang,” tutupnya.Sementara Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengharapkan agar seluruh petani di Madina terutama di Desa Mayabar dapat melakukan tanam serentak agar meningkatkan hasil panen dan mengurangi hama.Mengenai irigasi yang menjadi kendala, Pemkab Madina berjanji akan menampung anggaran perbaikan saluran irigasi yang tersumbat atau yang rusak. Semoga dengan adanya program dapat meningkatkan hasil panen serta meningkatnya perekonomian petani di Madina.Sedangkan Dandim 0212 TS Tapanuli Selatan Uyat Harahap mengatakan bahwa kegiatan tanam serentak program SRI ini adalah kerjasama TNI dengan Kementerian Pertanian serta menjadi tanggung jawab TNI untuk mengawasi dan mengkawal sehingga dapat berjalan dengan baik. Program ini juga dapat mengantisifasi serangan hama.Kepala Desa Mayabar Ali Musa menyampaikan bahwa dengan prgram SRI ini mudah-mudahan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat petani Desa Mayabar, karena masyarakat di Desa Mayabar adalah petani.Sebelumnya banyaknya laporan yang diterima dari petani bahwa saluran irigasi yang belum memadai sehingga tidak bisa tanam serentak. “Dalam hal ini kami berharap kepada pemerintah melalui Dinas Pertanian agar secepatnya memperbaiki saluran irigasi, dan memberikan bantuan- bantuan untuk membasmi serangan hama,” tutupnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Inilah Modus Penipuan Bupati Madina Versi Kuasa Hukum Tahjudin Pardosi

Peristiwa

Lakukan penipuan Rp 600 juta, Bupati Madina Mangkir Dipanggil Poldasu

Peristiwa

Syukuran Panen, Petani Bonan Dolok Undang Bupati Madina

Peristiwa

Bakal Calon Bupati Madina Saparuddin Haji Periksa Kesehatan

Peristiwa

Besok, KPU Mulai Buka Pendaftaran Calon Bupati Madina

Peristiwa

Wakil Bupati Madina Lepas Takbir Keliling