Medan, (beritasumut.com) – Warga Jalan Kemuning, Medan, Kamis (14/8/2014) heboh. Pasalnya, puluhan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) terlibat perselisihan dengan anak almarhum Kolonel (Purn) DN Lintang bernama Sondakh Sari Lintang yang mengklaim rumah dan tanah itu milik alamarhum ayahnya.Akibatnya, Polsuska yang juga mengklaim tanah dan rumah milik kereta api, mengunci Sondakh dan keluarganya di dalam rumah.Sondakh mengatakan, ia dan kerabatanya dikurung di dalam rumah karena menolak untuk keluar ketika Polsuska akan meninggalkan rumah itu. Ia menilai telah memiliki rumah bernomor 27 ini sejak Tahun 1982 lalu"Kita punya surat yang ditandatangi Mantan Pangdam I/BB Tahun 1982 Brigjen Edy Sudrajat yang menyatakan rumah dan tanah itu ditempati bapak untuk rumah dinas TNI AD," katanya.Personil Polresta Medan dan Polsek Medan Timur yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian dan langsung membuka gembok rumah yang sempat dikunci personel Polsuska. (BS-031)