Diusir Majikan, PRT Asal Kupang Terlantar di Medan

Redaksi - Selasa, 08 Juli 2014 16:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072014/beritasumut_Desi-Teloemb.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Desi Teloemb. (A Chan)
Medan, (beritasumut.com) – Desi Teloemb warga We Kapah, Kupang, Nusa Tenggara Timur, dibawa warga ke Mapolsek Medan Kota. Bocah  berumur 14 tahun ini baru saja diusir oleh majikannya yang tinggal di seputaran Jalan Thamrin, Medan, Sabtu (5/7/2014) malam.Di Mapolsek Medan Kota, Desi mengaku sudah berada di Kota Medan selama  7 bulan. Ia datang ke Medan bersama  9 orang temannya dengan diiming-imingi bekerja  sebagai pembantu rumah tangga dengan gaji Rp1 juta setiap bulannya.Desi sempat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Komplek Perumahan Taman Anggrek selama 4 bulan. Kemudian 3 bulan sampai saat ini Desi juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah warga etnis Tionghoa di kawasan Jalan Thamrin, Medan. Namun, ia diusir sang majikan dengan alasan karena malas bekerja dan terlantar di depan Medan Mall.  "Aku udah 3 bulan kerja, tapi katanya aku malas makanya di usir. Aku bingung gak tau tujuan sampe aku dibawa kemari," jelas bocah yang mengenakan jaket merah ini.Ia juga mengaku, ia yang sudah tiga bulan bekerja , namun gajinya  tidak pernah diberikan. Bahkan, ia juga kerap siksaan sang majikan."Gajiku tiga bulan tak dikasih. Aku juga sering dipukul pake tangan, sapu, katanya aku malas. Padahal aku lapar mau makan. Kata majikanku kerja dulu baru makan," katanya.Salah seorang warga yang mengantarkan, Razali mengatakan, Desi dibawa dari Medan Mall dalam keadaan bingung."Aku tadi dapat kabar dari Sekuriti Medan Mall, katanya ada PRT asal Kupang yang kesasar. Makanya kami langsung turun ke lokasi dan menjemput korban ini," jelasnya.Kanitreskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chan saat dikonfirmasi mengaku masih memintai keterangan korban untuk mengetahui  dimana alamat majikannya."Kita masih menanyai korban, dimana alamat majikannya," ujarnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern