Medan, (beritasumut.com) – Yohana (18) anak Kompol Zendrato yang bertugas di Satsabhara Polresta Medan yang menabrak pejalan kaki di Jalan Turi dan pengendara sepeda motor dan mobil di Jalan GM Panggabean, Stadion Teladan, Medan , Selasa (24/6/2014), diduga mengalami gangguan psikologis.Pasalnya, saat dikeluarkan dari dalam mobil Toyota Yaris BK 1992 V usai menabrak, warga Jalan Turi, Medan ini terlihat tertawa dan menghentakkan kepalanya ke setir mobil yang dikendarainya."Memang dia (pelaku) alami gangguan jiwa sejak tiga tahun belakangan ini," kata Ody, pengurus gereja yang tak jauh dari lokasi kejadian.Diakuinya, pelaku dan keluarganya merupa kan jemaat di gereja tersebut. "Memang jemaat di sini mereka, makanya pas saya lihat tadi langsung saya selamatkan. Korbannya tadi ada tiga orang dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti," katanya.Diberitakan sebelumnya, aksi tabrakan yang dilakukan anak oknum polisi terjadi di Kota Medan. Pelakunya adalah Yohana.Anak dari Kompol Zendrato yang bertugas di Satsabhara Polresta Medan yang mengendarai mobil Toyota Yaris BK 1992 V ini menabrak pejalan kaki di Jalan Turi dan pengendara mobil serta sepeda motor di Jalan GM Panggabean, Stadion Teladan, Medan saat melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.Akibatnya, pejalan kaki dan pengendara mobil Xenia BK 1341 IT serta pengendara sepeda motor Mio BK 4371 SV yang ditabrak pelaku terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti, Jalan HM Jhoni.Kanitlantas Polsek Medan Kota Iptu Tio Marlin S saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku. "Pelakunya sudah kita amankan dan korban kita bawa ke rumah sakit. Kita hanya mengamankan dan kasus ini kita serahkan ke Satlantas Polresta Medan," katanya singkat.Pantauan di lokasi, terlihat bagian depan mobil dan kaca mobil pelaku hancur akibat tabrakan itu. Mobil dan sepeda motor yang ditabrak juga terlihat hancur. (BS-031)