Ketua Umum PB PMII Harus Mampu Menjadi Simbol Kebhinnekaan

Redaksi - Rabu, 04 Juni 2014 22:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Riduan-Kongres.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Sekretaris PKC PMII Sumatera Utara Ahmad Riduan Hasibuan. (Ist)
Jambi, (beritasumut.com) – Kehadiran Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai organisasi kemahasiswaan nasional harus menunjukkan diri sebagai lembaga yang benar-benar menjunjung kebhinnekaan. Sebagai organisasi yang lahir dari keluarga besar Nahdlatul Ulama tentunya persoalan perbedaan adalah simbol keberagaman yang menjadi kekayaan tersendiri bagi PMII. Bagi PMII azas kebhinnekaan sebagai bagian dari sikap kepancasilaan sudah final dan tak akan digugat lagi. Hal ini disampaikan Sekretaris PKC PMII Sumatera Utara Ahmad Riduan Hasibuan di sela-sela pelaksanaan Kongres XVIII PMII di Jambi, Rabu (4/6/2014).Dalam tahapan pleno dan hasil kongres PMII kali ini, Riduan berharap punya sejarah baru dalam porsi kepemimpinan nasional. Konsep kebhinnekaan dalam tubuh PMII tidak cukup sebagai jargon, teori dan konsep semata. PMII harus melakukan pembuktian PMII itu lebih plural, lebih Islam dan lebih Indonesia.Kongres yang dihadiri 3.000 lebih kader PMII se Indonesia dari Sabang sampai Merauke tentunya punya cikal bakal pemimpin dari berbagai belahan nusantara. Kader setiap daerah tentunya punya potensi yang mumpuni dan siap ditampilkan menjadi pimpinan organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia ini. PMII harus menyiapkan diri sebagai lembaga yang membuktikan teori-teori selama ini.Masih menurut Riduan, kongres kali ini juga harus mencermati kebutuhan PMII secara nasional dan internasional sehingga PMII akan diakui sebagai lembaga yang punya kemampuan dalam gagasan dan menerapkan gagasannya. Sehingga nantinya setiap pernyataan dan gagasan PMII di mata dunia adalah action yang akan dan pasti dilaksanakan.Riduan juga merekomendasikan agar Ketua Umum PB PMII nantinya adalah kader potensial PMII, punya integritas secara keilmuan, keislaman, siap mengabdikan diri kepada PMII, pekerja keras, ikhlas, cakap, punya jenjang kaderisasi yang sempurna dan mampu menjadi simbol kebhinnekaan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

AJR Sosok Tepat Menjadi Ketua Umum PB PMII