Medan, (beritasumut.com) – Penemuan sejumlah kasus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Arab Saudi meresahkan calon jamaah umroh. Sebagian diantaranya menunda, bahkan membatalkan rencana umroh.Penundaan keberangkatan ini setidaknya terjadi di Siar Tour (PT Siar Haramain Internasional), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (7/5/2014). Puluhan calon jamaah datang ke biro perjalanan itu untuk menunda keberangkatan karena mereka khawatir terjangkit MERS corona virus."Kami sangsi membawa keluarga dan saudara umroh ke Tanah Suci karena kami takut terjangkit virus MERS. Kami juga takut membawa virus itu ke Indonesia," kata Sartimah, calon jamaah umroh yang menunda keberangkatannya.Hal senada disampaikan Ngatimah Sipahutar. Perempuan ini mengaku membatalkan keberangkatannya yang terjadwal pada 9 Mei mendatang. "Kami khawatir karena belum ada vaksin atau obat untuk MERS ini," ucapnya. Sementara itu, pemilik Biro Perjalanan Umrah PT Siar Haramain Internasional Alam Ria Asmardy mengakui merebaknya kasus MERS berdampak negatif pada bisnis mereka. Kabar itu membuat calon jamaah umrah menunda atau membatalkan keberangkatannya. "Apalagi kemarin ada jamaah asal Sumut yang meninggal sepulang umroh," jelasnya.Pria ini menambahkan, mereka tidak dapat berbuat banyak jika jamaah membatalka keberangkatannya. "Seluruh ongkos umroh kami kembalikan tanpa potongan," ucapnyaUntuk calon jamaah yang tetap berangkat, biro perjalanan sudah mendapat penyuluhan dari Kementerian Kesehatan mengenai langkah-langkah untuk mengantisipasi penularan MERS. Mereka juga akan memantau kesehatan jamaah.Sebelum maraknya pemberitaan mengenai temuan MERS, animo masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah sangat tinggi. "Sepekan lalu, tidak ada penundaan, sampai berita kasus MERS ini marak," sambung Alam Ria.Seperti diberitakan, sudah 2 suspect MERS masuk ke RSUP Adam Malik, Medan. Seorang di antaranya, Ks (54), sudah meninggal dunia pada Ahad (4/5/2014). Sementara itu seorang lagi, SHN (50) dirujuk ke RSUP Adam Malik pada Senin (5/5/2014) sekitar pukul 16.30 WIB. Dia masih dirawat di Ruang Rawat Infeksius RSUP Adam Malik, Medan. (BS-001)