Lagi, Suspect MERS Masuk RSUP Adam Malik Medan

Redaksi - Selasa, 06 Mei 2014 19:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052014/beritasumut_RS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Seorang lagi pasien suspect MERS dirawat di RSUP Adam Malik, Medan, Selasa (6/5/2014). Perempuan berinisial SHN (50) ini diketahui juga baru pulang umroh."Pasien dirujuk dari rumah sakit di Lubuk Pakam, Deliserdang," kata Ketua Departemen/SMF Paru RSUP H Adam Malik, Medan, Prof Dr Luhur Suroso, Selasa (5/5/2014).Pasien baru ini diketahui berasal dari Desa Liberia, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai. Dia berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah pada 20 April 2013 dan kembali pada Jumat (2/5/2014).Sepulangnya ke tanah air, SHN dirawat di RS Medistra, Lubukpakam, Deliserdang. Dia mengalami demam, sehingga dirujuk ke RSUP Adam Malik."Tiba di RSUP Adam Malik pada Senin (5/5/2014) sekitar pukul 16.30 WIB. Kondisinya demam seperti flu biasa tapi lekosit dan trombositnya masih tinggi. Kondisinya tidak seburuk pasien (suspect MERS yang meninggal dunia) kemarin. Mereka juga berbeda penerbangan," sambung Luhur.Saat ini SHN masih dirawat di gedung Rawat Infeksius RSUP Adam Malik, Medan. Namun, berdasarkan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan, kondisi pasien ini masih baik. "Kondisinya bagus, lekosit trombosit bagus tidak turun. Foto thorax juga bagus, tidak ada tanda-tanda pnemonia," jelas Luhur, seusai memeriksa SHN.Luhur juga mengingatkan agar rumah sakit di daerah benar-benar memeriksa pasien sebelum merujuknya ke RSUP Adam Malik. "Jangan hanya karena baru pulang umrah, lalu sakit sedikit, dikirim ke sini. Seharusnya diperiksa dulu lebih mendalam," imbaunya.Sebelumnya, seorang pasien suspect MERS, Ks (54), meninggal di RSUP Adam Malik. Dia diduga mengidap penyakit itu karena baru pulang umroh dan mengalami keluhan mirip penderita yang terserang Middle East Respitatory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov).Kondisi Ks sudah sangat parah. Dia demam tinggi dan sesak napas. Selain ada infeksi yang cepat pada paru-paru, lekosit dan trombositnya juga sangat rendah.Ks hanya dirawat beberapa jam di RSUP Adam Malik sebelum meninggal dunia. "Tapi pasien itu masih suspect belum terkonfirmasi MERS, karena swap (sampel cairan tenggorokan) tidak diambil karena tidak diizinkan keluarga," beber Luhur. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Peristiwa

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Peristiwa

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Peristiwa

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Peristiwa

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern