Deliserdang, (beritasumut.com) – Maskapai Garuda Indonesia membuka rute penerbangan Medan-Jeddah. Dengan dibukanya rute tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuradi berharap pemerintah kabupaten/kota di Sumut membenahi wisata religi di daerah masing-masing.
Imbauan ini disebutkan Wagub Erry dalam acara seremoni penerbangan perdana (first flight) pesawat Garuda Indonesia Boeing 747-400 Nomor Penerbangan 986 di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (1/5/2014).
Pelepasan dilakukan secara resmi dengan penguntingan pita bunga oleh Wagub Erry Nuradi serta Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer disaksikan Vice President Garuda Indonesia Regional I Sumatera Dony Widojoko dan Pejabat Garuda Indonesia lainnya.
Erry mengatakan, pembukaan rute Medan-Jeddah tidak hanya memudahkan masyarakat menunaikan ibadah umroh, namun sekaligus membuka potensi wisata religi antara kedua negara.
“Dengan adanya rute langsung Medan Jeddah dan sebaliknya, tentu warga Arab Saudi juga akan mendapat kemudahan untuk berkunjung ke sejumlah lokasi yang menyuguhkan wisata religi di Indonesia, terutama di Sumut. Mari kita cermati peluang ini dengan membenahi destinasi wisata religi di daerah masing-masing,” sebut Erry.
Sumut sendiri memiliki sejumlah lokasi wisata religi diantaranya Masjid Raya Al Mashun Medan, Masjid Al Osmani di Medan Labuhan, Masjid Azizi Tanjung Pura, Pusat Tarikat Naqsakbandiyah Besilam di Babussalam, Langkat, situs makam pengembang Islam di Indonesia di Barus, Tapanuli Tengah, Pesantren Mustofawiyah, Purba Baru, Mandaling Natal dan sejumlah wisata religi lainnya.
“Wisata religi ini tidak hanya diperuntukkan bagi pengunjung dari Arab Saudi, namun juga bagi wisatawan lokal. Perusahaan jasa perjalanan sangat memungkinkan menawarkan paket wisata religi di Sumut yang menjadi bagian dari paket umroh,” tambah Erry.
Pembukaan rute Medan-Jeddah ini tidak terlepas dari tantangan Wagub Erry kepada Dony Widojoko. Saat itu Dony baru menjabat Vice Presiden Garuda Indonesia Regional I Sumatera pada Oktober 2013 lalu.
"Pada saat itu saya mem-push Garuda agar membuka rute Medan-Jeddah. Alhamdulillah, hari ini Pak Dony telah membuktikannya. Luar biasa. Terima kasih buat Garuda," kenang Erry.
Erry juga tidak lupa mendukung PT Angkasa Pura II untuk membangun conveyor di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Kualanamu yang kini masih tersedia dua unit. Untuk melayani keberangkatan internasional menggunakan conveyor yang sebenarnya diperuntukkan bagi keberangkatan domestik.
“Dari koordinasi dengan PT Angkasa Pura II, pembangunan conveyor internasional akan dilakukan tahun depan secara bertahap. Mari bersabar. Keberadaan Bandara Kualanamu ini wajib kita syukuri dan menjadi bandara kebanggaan warga Sumut," ujar Erry. (BS-001)