Anggota DPRD Sumut Layari Sinukaban Yakin Putrinya Bukan Pemabuk

Redaksi - Selasa, 29 April 2014 14:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042014/beritasumut_Lakalantas2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Layari Sinukaban, yang merupakan ayah dari Hagania Sinukaban (23), pengemudi Mercy C-200 penabrak sejumlah kendaraan di Jalan Gatot Subroto, Medan, yakin putrinya bukan pemabuk. Begitupun dia menyatakan akan bertanggungjawab atas kecelakaan itu."Saya prihatin dengan musibah ini, dan keluarga kami turut berduka kepada keluarga korban. Sebagai orang tua, saya juga harus bertanggung jawab, termasuk membiayai seluruh perobatan dan mengganti biaya lainnya. Kami sudah mendatangi seluruh korban," kata Layari saat dihubungi, Selasa (29/4/2014).Selain melakukan perdamaian dengan keluarga korban, Layari juga menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian. Dia yakin penyidik kepolisian dapat menyelesaikannya, termasuk memastikan apakah putrinya dalam keadaan mabuk atau tidak."Kalau yang beredar sekarang kan masih isu-isu, belum jelas kebenarannya. Biarlah polisi yang bekerja," katanya.Dia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Hagania bukanlah pemabuk. Alasannya, selama ini dia tidak pernah melihat putrinya itu meminum minuman keras, padahal dia punya banyak koleksi di rumahnya.Selain itu, di mobil putrinya tidak ditemukan minuman keras. Sebelumnya, sempat beredar kabar banyak minuman keras di mobil Mercy C-200 silver itu.Sepengetahuan Layari, yang juga didasarkan pada pengakuan Hagania, putrinya itu baru pulang senam di Gedung Cambridge, Jalan S Parman, Medan. "Sepulang senam, pengakuannya dia diikuti dua pengendara sepeda motor. Setelah dinding mobil diketok, dia tancap gas dan gugup sampai peristiwa itu terjadi," jelasnya.Mengenai Hagania yang sempat tertawa setelah tabrakan, Layari menduga putrinya shock. "Kita menabrak kucing aja shock. Tertawa itu kan bukan berarti senang, bisa juga stes," pungkasnya.Seperti diberitakan, Mercy C-200 yang yang dikendarai Hagania melaju kencang tak terkendali dan menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (28/4/2014) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian ini, 1 orang tewas dan  3 lainnya luka-luka.Ada dugaan perempuan ini berkendara dalam keadaan mabuk. Namun, pihak keluarga membantahnya.  (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Diduga Terima Hadiah Terkait Enam Persetujuan, 7 Anggota DPRD Sumut Tersangka KPK

Peristiwa

Pemprov Sumut Dinilai Kurang Perhatian Terhadap Siswa Berprestasi

Peristiwa

Kata Anggota DPRD Sumut Darwin Lubis, Reses Kewajiban Anggota Dewan Secara Konstitusional

Peristiwa

KBT Terbalik di Sergai, Satu Tewas Enam Luka

Peristiwa

Reses, Anggota DPRD Sumut Darwin Lubis Dapat Keluhan Soal BPJS & Banjir

Peristiwa

Kembalikan Uang Suap, KPK Pastikan Tetap Jerat Anggota DPRD Sumut