Medan, (beritasumut.com) – Keberadaan gedung dakwah di tengah-tengah lingkungan masyarakat saat ini bukan hanya sebagai pendamping dari peran masjid dan musholla. Gedung dakwah telah ikut mengambil peranan penting dalam perkembangan dan penanaman nilai-nilai keislaman bagi umat muslim di Kota Medan.
Selain itu gedung dakwah juga memberi dampak positif khsusunya kepada warga lingkungan terdekat. Di samping sebagai sarana menjalin ukhuwa Islamiyah juga sudah saatnya digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya sepanjang untuk kemaslahatan umat.
Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan T Dzulmi Eldin S pada saat acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dakwah Ikatan Keluarga Sunur Kuraitaji (IK-Sukur) Medan-Sumut di Jalan Denai/Rawa I, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumut, Kamis (3/4/2014).
Dikatakannya, Pemerintah Kota medan mendukung penuh kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Diharapkan dengan pmbangunan gedung dakwah ini perkembangan dakwah Islam semakin memilikli prioritas utama.
Kegiatan rutin mulai dari dakwah sampai pengkaderan harus semegah gedung dakwah nantinya. Semoga bangunan ini tidak hanya terlihat fisiknya tetapi juga menjadi bengunan yang memberikan fondasi hidup dalam berdakwah bagi nafas umat muslim, sehingga tercipta nuansa yang Islami dan menjadikan Kota Medan sebagai kota relegius.
“Semoga cita-cita untuk membangun gedung dakwah ini dapat terwujud dan dengan niat dan kebersamaan kita yakin gedung ini akan terbangun. Pada awalnya gedung ini tempat bersilaturahmi dengan masyarakat sekampung. Diharapkan nantinya gedung ini menjadi tempat kegiatan sosial bagi masyarakat lingkungan yang lebih luas lagi,” harap Eldin.
Sementara Wakil Ketua PKDP Sumut Admarjas Koto mengatakan, tujuan pembangunan gedung dakwah ini selain untuk melakukan dakwah juga sebagai tempat pendidikan, seni budaya dan kegiatan sosial lainnya, termasuk silaturahmi, forum komunikasi untuk masyarakat Pariaman juga sebagai perguruan pencak silat.
Niat kedepanannya agar para masyarakat Pariaman bisa mandiri dan berharap agar pembangunan gedung ini dapat terwujud, sehingga nantinya dapat digunakan untuk kepentingan dakwah, sosial dan budaya serta penddikan bagi orang-orang Pariaman dan masyarakat lingkungan.
Sebelumnya, Panitia Pembangunan Gedung Dakwah IK-Sukur Medan-Sumut Baginda Syafrizal Sikumbang melaporkan, gedung ini akan dibangun dua lantai dengan biaya seluruhnya sebesar Rp500 juta. Dana awal yang ada sebesar Rp36 juta ditambah kutipan dari keluaraga besar IK-Sukur sebesar Rp27 juta dan pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap. (BS-001)