Medan, (beritasumut.com) – Diduga rem angin tidak dikunci, truk penggiling semen (molen) milik PT Kreasi Beton BK 8071 CA menghantam tembok pagar Mapolsek Medan Timur, Medan, Sumatera Utara (Sumut) hingga roboh.Tak hanya itu, molen tersebut juga menghantam mobil patroli BK 1579 KX yang berada di halaman mapolsek hingga pintu sampingnya penyok, Rabu (26/3/2014) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun tembok pagar dan mobil patroli terlihat rusak akibat dihantam truk molen.Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini bermula saat sopir truk M Darwis (26) berada di atas truk untuk membersihkan tangki molen usai menggiling semen untuk pembangunan gedung Center Point. Namun, sedang asyik membersihkan, tiba-tiba Darwis terkejut truk yang berada di halaman Center Point melaju kencang dan menghantam tembok pagar polsek."Lagi bersihkan molen sopirnya, tiba-tiba truknya melaju kencang lantaran posisi jalan turunan dan langsung menghantam pagar beton Mapolsek Medan Timur. Pas lagi nyuci tangki molen si sopir lupa untuk mengunci rem anginnya. Terkejutlah kami dan sang sopir tadi melompat sembari berteriak menyuruh kami untuk mengunci rem anginnya, tapi tidak terkejar lagi," ujar petugas lapangan PT Kreasi Beton Paledi (23) di lokasi kejadian.Akibat kejadian itu, sopir dan truk molen ditahan di mapolsek dan selanjutnya diserahkan ke Satlantas Polresta Medan.Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihatini saat dikonfirmasi membenarkan perihal tabrakan tersebut."Benar. Sopir dan truknya kita serahkan ke Satlantas Polresta Medan guna penyidikan lebih lanjut," ujarnya. (BS-031)