Sekda Medan Berangan-angan Anak SMK Mampu Membuat Lampu Jalan Hemat Energi

Redaksi - Selasa, 25 Maret 2014 18:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072015/beritasumut_Sekda-Medan-Berangan-angan-Anak-SMK-Mampu-Membuat-Lampu-Jalan-Hemat-Energi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis berangan-angan siswa SMK di Medan mampu membuat lampu penerangan jalan hemat energi yang sumber energinya tidak menggunakan listrik namun menggunakan sumber daya lain, seperti tenaga baterai, tenaga surya atau te
Medan, (beritasumut.com) – Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis berangan-angan siswa SMK di Medan mampu membuat lampu penerangan jalan hemat energi yang sumber energinya tidak menggunakan listrik namun menggunakan sumber daya lain, seperti tenaga baterai, tenaga surya atau tenaga lainnya.Harapan besar yang ditujukan kepada para siswa SMK di Medan ini, karena selain bisa mengatasi permasalahan listrik seperti yang terjadi saat ini, di sisi lain para siswa SMK mampu berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan pembangunan di Kota Medan.           Harapan ini disampaikan Sekda saat membuka pelatihan produk hemat energi yang bertujuan untuk membangun industri kreatif melalui pemanfaatan teknologi tepat guna kepada para siswa SMK Negeri 4, Jalan Sei Kera, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/3/2014).Kegiatan ini digelar oleh Kodim 0201/BS beserta jajarannya. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Mara Sutan Siregar, Kepala SMKN 4 Gustimi Raya, LSM Pilar Peradaban beserta tim.           Dikatakannya, pelatihan produk hemat energi ini menjadi pengenalan awal dan pengarahan kepada para siswa SMK  untuk belajar lebih baik lagi, melatih menciptakan lampu penerangan jalan yang tidak lagi bersumber dari tenaga listrik. Tidak itu saja tetapi juga memiliki keahlian lainnya yang yang dapat dirasakan oleh masyarakat banyak. Dengan memiliki keahlian, selain berguna untuk mesayarakat banyak juga berguna untuk diri sendiri.           "Hemat energi ini awalnya keinginan dari Dandim 0201/BS serta jajarannya, tujuannya adalah untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Hemat energi ini juga telah dikenalkan kepada masyarakat. Sekarang siswa SMKN 4 diberi pelatihan tentang produk hemat energi, semoga ini juga nantinya dapat ditularkan kepada sekolah-sekolah lainnya di Medan," ungkap Syaiful.Sekda berharap agar para siswa SMK di Medan belajar dengan baik. Gunakan dan manfaatkan kesempatan ini. Karena  diyakin bila hemat energi dapat terwujud, bangsa ini akan sejahtera dan makmur.Kemudian Pemerintah Kota Medan sangat berterima kasih kepada Dandim 0201/BS serta jajarannya atas prakarsa hemat energi di tengah-tengah masyarakat serta pembinaan terhadap siswa SMKN 4 tentang produk hemat energi yang tujuannya untuk membangun industri kreatif melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.           Dandim 0201/BS diwakili Pasiter Kapten P Purba mengatakan, pelatihan ini merupakan suatu wujud kerjasama Kodim 0201/BS dengan Pemerintah Kota Medan. Kegiatan ini untuk megenalkan produk-produk hemat energi dan produk ini masih belum sempurna. Diharapkan dengan pelatihan ini lahir ide kreatif serta inovasi para sisiwa untuk lebih menyempurnakannya dan jug mampu menciptakan produk lainnya.           Menurutnya, ada tiga kompetensi keahlian yang diberikan dalam pelatihan ini yakni menciptakan produk kompor hemat energi dengan bahan baku dari sampah, baik itu karton, kayu, kertas bekas, dan bahan lain yang mudah dibakar, ditambah baterai 1 watt untuk menggerakan blower. Selanjutnya lampu penerangan dengan tenaga baterai 1,5 watt menjadi setara dengan 7 watt dan mampu terpasang di 7 titik dengan masa 24 jam. Kemudian sepeda motor dengan bahan gas. Dengan gas 3 kg sepeda motor tersebut mampu berjalan sepanjang 400 km. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sekda & Kasatpol PP Medan Jenguk Wartawan Korban Penganiayaan

Peristiwa

Sekda Medan Serahkan LKPD ke BPK

Peristiwa

Sekda Medan Canangkan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan 2014

Peristiwa

Sekda Medan Ingatkan Akhir Tahun Masa Paling Krusial

Peristiwa

Sekda Medan Dorong UWAISH Percepat Pembangunan Air Bersih dan Sanitasi

Peristiwa

Sekda Medan Tutup Kampung Ramadhan