Warga Tembung Digemparkan Penemuan Ular 7 Meter

Redaksi - Selasa, 25 Februari 2014 23:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Ular-7-Meter.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ular 7 meter. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Warga Tembung, gempar. Pasalnya, ular sepanjang 7 meter dengan berat sekitar berat 60 kg ditemukan di Jalan Beringin, Pasar VII Tengah, Dusun XI Tembung, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).   Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ular jenis phyton tersebut ditangkap pada Sabtu (22/2/2014) pagi. Namun, sejak ditangkap sampai sekarang, warga mengaku resah dengan keberadaan ular yang sudah banyak memangsa ternak penduduk tersebut. Pasalnya warga harus memelihara ular yang diketahui banyak memakan dan menghabiskan daging segar tersebut.Ular tersebut pertama kali ditemukan Fitri. Sabtu pagi, Fitri baru pulang belanja dan hendak menjemur pakaian di belakang rumahnya yang masih terhampar luas persawahan. Tiba-tiba, Fitri dikejutkan dengan seekor ular besar sedang merayap. Sangkin terkejutnya, Fitri berteriak sambil menangis memanggil suaminya yang tengah berjaga di pembangunan perumahan tak jauh dari rumahnya. Mendengar teriakan sang istri, Dede langsung menuju ke belakang rumahnya dan ia pun terkejut melihat ular yang sangat besar itu. Lantaran tak berani menangkapnya sendiri, Dede pun memanggil 3 orang temannya yang juga warga setempat, Rizal (23), Indra (32) dan Maman (36) untuk membantu menangkapnya.Dengan peralatan seadanya, seperti bambu besar dan kayu, keempatnya pun berhasil menangkap ular yang baru diketahui sering memangsa ternak penduduk tersebut.   "Karena ularnya sangat besar, saya langsung memanggil 3 teman saya yang kebetulan lagi di situ. Kami menangkapnya pakai bambu besar, sampai remuk bambu itu dililitnya pas mau kami nangkap. Kami kemudian memberanikan diri memegangi ular tersebut bersama-sama. Setelah itu, ular itu kami masukkan ke kandang ayam dan memberinya makan. Dalam 1 hari, ular itu memakan 2 ekor ayam dewasa. Rencananya ular tersebut akan kami jual Rp700 ribu ajalah biar pulang modal," jelas Didi bersama sang istri yang sedang hamil.   Warga lainnya, Siti Hadijah (56) mengatakan ular itu sebelumnya sepasang. "Ular itu diduga terbawa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Kemarin ada seorang anak mengatakan melihat sepasang ular tak jauh dari ular betina itu ditangkap. Dipastikan yang masih berkeliaran saat ini adalah jantannya. Makanya kami menjaga anak-anak di sini, siapa tau tiba-tiba ular yang satu lagi muncul," ujarnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Penganiayaan Anak-Anak di Tembung, Dua Orang Meninggal, Satu Kritis

Peristiwa

Geger! Tetangga di Tembung Tikam Balita Hingga Usus Terburai

Peristiwa

Polrestabes Medan Gerebek Markas Judi Tembak Ikan di Pasar 8 Gambir, Tembung

Peristiwa

Gerebek Narkoba di Tembung, Polrestabes Medan Ringkus Pengedar Sabu Paket Besar

Peristiwa

GKN di Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Tiga Orang Pengedar Sabu dan Ganja

Peristiwa

Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu dan Mesin Judi Tembak Ikan