Budaya Gotong Royong Harus Dipertahankan

Redaksi - Minggu, 23 Februari 2014 17:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Iskandar-Hasibuan-Gotong-Royong.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan memperhatikan warga gotong royong di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang. (M Saima Putra)

Panyabungan, (beritasumut.com) – Budaya gotong royong yang diwariskan nenek moyang harus dipertahankan. Budaya gotong royong bisa mempersatukan dan memperat tali silaturrahim warga.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan yang juga Caleg PDI Perjuangan Nomor Urut 1 Dapil 5 di Panyabungan, Ahad (23/2/2014) setelah gotong royong bersama warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Madina, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (21/2/2014) kemarin.

“Pemerintah harus terus mengembangkan kegiatan masyarakat seperti ini yang melakukan gotong royong, karena masyarakat yang melakukan kegiatan ini bisa sambil merawat bangunan pemerintah seperti parit jalan, sehingga anggaran pemerintah untuk biaya pemeliharaan bisa diirit,” paparnya.

Kalau bisa biaya rutin untuk pembersihan jalan yang dianggarakan pemerintah dikucurkan kepada desa agar warga desa yang melakukan pembersihan. Warga bisa gotong royong membersihkan parit.

Ini merupakan langkah awal yang bagus untuk membudayakan kembali gotong royong yang selama ini hanya sebulan dalam setahun dilaksanakan pemerintah yakni saat Bulan Bakti Gotong Royong. Kalau seperti ini tetap dilaksanakan, tiap dua bulan masyarakat bisa gotong royong, tandasnya.

Sementara Kepala Desa Sidojadi Sudarman mengatakan gotong royong digelar untuk memenuhi kebutuhan air di Masjid Al Iman. Sebelumnya kebutuhan air di Masjid Al Iman dipasok dari sungai melalui kebun masyarakat. Namun sejak musim kemarau, aliran air mengecil sehingga air tidak mengalir lagi.

Dengan adanya bantuan dari beberapa tokoh desa, warga menyepakati gotong royong memasang pipa air dari Sungai Apinis ke Masjid Al Iman.Namun dana yang dikumpulkan oleh aparat desa untuk pengadaan pipa saluran air ke masjid masih kurang berkisar 180 meter lagi. Kalau dihitung sebanyak 30 pipa lagi. 

“Anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan juga ikut gotong royong akan memberikan bantuan kekurangan pipa untuk saluran air ke Masjid Al Iman,” terangnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait