Diduga Over Dosis, Pengunjung Diskotek LG Medan Tewas

Redaksi - Sabtu, 22 Februari 2014 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Mayat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Seorang pengunjung Diskotek Lee Garden (LG), Jalan Nibung I, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Suhendi (47) mendadak tumbang, Sabtu (22/2/2014) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.Pria yang diketahui bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kota Medan ini tumbang diduga akibat over dosis. Melihat kejadian tersebut, pengelola Diskotek LG pun membawa korban ke Rumah Sakit Sarah di Jalan Baja Raya. Setelah Tim Medis RS Sarah menyatakan korban warga Komplek TPI Blok C, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan ini positif meninggal dunia, selanjutnya jenazah Suhendi dibawa ke RS Pirngadi, Medan, guna dilakukan otopsi.Pengelola Diskotek LG Lee Sam di Medan, Sabtu (22/2/2014) sore menyebutkan, pagi itu korban datang berkunjung ke LG bersama temannya. Namun, setibanya di tempat hiburan malam itu, korban tiba-tiba sempoyongan diduga lantaran mengkonsumsi narkoba."Kita duga dia datang ke sini sudah dalam kondisi tinggi bersama temannya. Pas duduk korban langsung jatuh ke lantai dan tewas," ujarnya.Saat disinggung apakah termpat tersebut juga melakukan penjualan narkoba, Lee Sam membantahnya.  "Tidak ada di sini jual narkoba," pungkasnya.Kanitreskrim Polsek Medan Baru Iptu Alexander Piliang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Memang ada kematian tersebut. Namun, korban meninggalnya bukan di dalam LG melainkan di RS Sarah," ucapnya.Dikatakannya, saat ini pihaknya sudah memeriksa 4 orang saksi. "Dari hasil luarnya tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait