Bank Sampah dan Rumah Kompos Dibangun di Sicanang

Redaksi - Senin, 03 Februari 2014 17:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Bank-Sampah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi
Medan, (beritasumut.com) – Sebagai tindak lanjut dari kerjasama yang telah dirintis sejak Februari 2013 terkait pengelolaan sampah, Pemko Medan dan Pemko Kitakyushu Jepang dalam waktu dekat akan membangun bank sampah dan rumah kompos di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.Dengan kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan keinginan untuk menjadikan Ibukota Provinsi Sumatera Utara bersih dari sampah. Sekaligus menjadikan Medan sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah di Indonesia.Demikian terungkap dalam acara kick of meeting (persiapan launching) kerjasama pengelolaan sampah antara Pemko Medan dengan Pemko Kitakyushu Jepang di Balaikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Senin (3/2/2014). Untuk itu Pelaksana Tugas Walikota Medan diwakili Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis menekankan kepada pimpinan SKPD terkait, camat dan lurah setempat agar mempersiapkan dengan baik hal-hal yang diperlukan untuk mensukseskan kerjasama tersebut.Jika bank sampah dan rumah kompos yang dibangun di Kecamatan Medan Belawan itu berhasil dalam mengatasi masalah persampahan, maka langkah serupa akan dilakukan di seluruh kecamatan. Atas dasar itulah dia mengajak seluruh aparat dari jajaran terkait agar terus meningkatkan kinerja, disiplin, kapasitas dan kompetensinya guna dapat memacu dan mewujudkan visi dan misi menuju Kota Medan yang bebas dari sampah.Apalagi Kota Medan berhasil meraih Piala Adipura dua tahun berturut-turut yaitu 2012 dan 2013, ungkap Sekda, harus bisa membawa spirit  untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota yang aman, nyaman dan produktif sebagaimana dengan filosofis Adipura. "Jadi Pemko Medan akan terus berupaya untuk mewujudkan Kota Medan bersih dan sehat secara berkelanjutan," kata Sekda.Selanjutnya Sekda menjelaskan, bank sampah dan rumah kompos merupakan program nasional yang bertujuan selain untuk mengurangi timbunan sampah juga  dapat menambah pendapatan masyarakat. Selain itu merupakan salah satu indikator penting pencapaian Adipura pada tahun-tahun sebelumnya. "Untuk itu saya minta hal ini terus dikembangkan dalam meningkatkan penilaian program Adipura 2013-2014,"ungkapnya.Sebelum kick meeting ini dilakukan, Pemko Medan dan Pemko Kitakyushu sebelumnya telah melakukan penandatanganan Minutes of Minutes (MM) pada November 2013. Setelah itu dilanjutkan dengan survey yang dilakukan tim dari Kota Kitakyushu  untuk melihat Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pusat pembuatan composting serta produk daur ulang yang ada di Kota Medan.Sementara itu rombongan Pemko Kitakyushu yang diwakili Mr Kengo Ishida selaku Kepala Biro Lingkungan Hidup Kota Kitakyusu, Presiden Shinryo Corporation Mr Koji Sumino serta perwakilan dari Kitakyushu Environmental Preservation Association, Kitakyushu Intitute Technology didampingi Konjen Jepang untuk Medan Mr Yuji Hamada, berharap agar kerjasama yang dilakukan ini dapat membuat Kota Medan bebas sampah seperti yang telah dilakukan di Kota Kitakyushu sehingga kini menjadi kota nomor 4 terbersih di dunia.Konjen Jepang Mr Yuji Hamada menyambut baik dilakukannya kerjasama dalam pengolahan sampah ini. Apalagi kerjasama itu kini  telah memasuki tahap kick meeting. Dia menilai Pemko Medan sangat tepat bekerjasama dengan Pemko Kitakyushu, sebab kondisi kota yang terletak di Frefektur Fukuoka, Jepang itu sangat jorok dan penuh pulusi. Namun dalam kurun waktu 60 tahun, kota itu telah menjelma menjadi kota yangbersih dan indah."Saya menyambut baik atas dilakukannya kerjasama ini. Sebab, Kota Surabaya yang telah melakukan kerjasama lebih dulu sudah berhasil dalam mengatasi persoalan sampah. Selain melakukan kerjasama ini, saya juga minta dalam mengatasi persoalan sampah harus mendapat dukungan penuh semua pihak, termasuk para pelajar. Untuk mendapat dukungan para pelajar, saya minta agar Kota Medan juga punya maskot dalam bentuk boneka yang berisi pesan untuk tidak membuang sampah sembarangan," ujar Yuji.Sedangkan Kepala Biro Lingkungan Hidup Kota Kitakyushu Mr Kengo Ishida mengatakan, seluruh masyarakat, tokoh dan Pemko Kitakyushu sangat peduli dengan persoalan sampah. Karena itulah melalui kerjasama yang dilakukan ini, pihaknya menyatakan siap untuk menjadikan Kota Medan bersih dari sampah melalui tekonologi yang selama ini diterapkan di Kota Kitakyushu.Acara kick meeting ini turut dihadiri Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Medan ArifTrinugroho, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, mewakili Forum Persahabatan Sumatera-Jepang, Pimpinan SKPD terkait, perwakilan sekolah, para penggiat lingkungan serta para undangan. Acara ditutup dengan pertukaran cindera mata. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

DPRD Medan Tuding PT Belawan Deli Sicanang Langgar UU LH dan Ketenagakerjaan

Peristiwa

Mahasiswa FKM-USU Buka Bank Sampah

Peristiwa

Rumah Kompos dan Bank Sampah Induk Sicanang Diresmikan

Peristiwa

Gedung MUI Medan Marelan Dibangun

Peristiwa

Bank Sampah Dinas Kebersihan Medan Tidak Maksimal

Peristiwa

Tahun Depan Tanggul Dibangun di Belawan