HKTI Madina Latih Petani Membuat Pupuk Dari Kotoran Sapi

Redaksi - Minggu, 02 Februari 2014 17:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_HKTI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Panyabungan, (beritasumut.com) – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukukan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus melakukan pembinaan terhadap petani.

“Pembinaan yang kita lakukan antara lain mengolah pupuk dari kotoran ternak, termasuk kotoran sapi, karena saat ini petani di Madina mengeluhkan susahnya mendapatkan pupuk,” ujar Ketua HKTI Madina M Yakuf Hasibuan didamping Sekretaris Khoirul Anwar Siregar di Panyabungan, Ahad (2/2/2014).

Keluhan petani yang sulit mendapatkan pupuk disahuti HKTI Madina dengan melakukan pelatihan terhadap petani untuk membuat pupuk organik yang bahannya dari kotoran sapi dan air kelapa.

“Kita akan melakukan pelatihan pada 15 Februari 2014 di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu dengan Kelompok Tani Wanita Tani Makmur. Mereka sudah menyiapkan 14 karung kotoran sapi dan 50 liter air kelapa untuk menghasilakan 2 ton pupuk organik,” bebernya.

Melihat respon petani Madina yang cukup tinggi terhadap program HKTI membuat HKTI juga bersemangat memberikan pelatihan terhadap petani.

“Petani sudah menyiapkan bahannya dan kita dari HKTI yang melatih mereka untuk membuat pupuk organik. Petani cukup menyediakan kotoran sapi dan air kelapa dan bahan kimia lainya. Untuk bisa digunakan harus ditunggu selama 48 jam. Sebelum digunakan harus diaduk terlbih dahulu,” terangnya.

HKTI juga ingin membuktikan kepada pemerintah dan masyarakat Madina, bahwa jargon HKTI ”Tani Makmur-HKTI Bangkit,” bukan jargon semata, melainkan dibuktikan dengan kerja nyata.

“Kita berharap dengan program-program yang sudah kita siapkan bisa memberikan kontribusi bagi petani sehingga membuat petani di Madina makmur. Pemerintah Kabupaten Madina diharapkan mendukung kegiatan HKTI,” pungkasnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

HKTI Madina Siap Bekerja Sama Dengan Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan

Peristiwa

DPK HKTI Madina Dilantik