Medan, (beritasumut.com) – Barak tempat peristirahatan pekerja PT Permata Hijau Grup Palm Oil di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan bersama belasan unit sepeda motor, terbakar, Senin (27/1/2014) siang. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Kerugaian diperkirakan mencapai ratusan juta rupaiah sementara korban jiwa tidak ada ditemukan .Menurut keterangan Humas PT PHG Plam Oil Abdul Khalik, kebakaran barak tempat istrahat pekerja itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB akibat arus pendek listrik di dalam barak yang dipasang sembarangan oleh para pekerja .Akibat kebakaran tersebut, barak yang selama ini digunakan para pekerja pembanguanan pabrik rata dengan tanah. Belasan unit sepeda motor yang diparkir di barak ikut terbakar.Api yang membakar barak tempat istirahat pekerja sebanyak 40 orang tersebut langsung dipadamkan para pekerja dengan peralatan seadanya. Namun para pekerja tak mampu memadamkan api yang membakar barak mereka walau sudah berusaha maksimal. Sekitar 30 menit kemudian sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan tiba di lokasi langsung menyiramkan air ke barak yang terbakar. Dalam tempo 1 jam api akhirnya dapat dipadamkan.Sementara itu, petugas Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Belawan langsung memasang police line untuk menjaga agar para pekerja tidak masuk ke lokasi.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung didanping Kapolsekta Belawan Kompol Bambang Haryono terlihat berada di lokasi kebakaran yang menghanguskan barak PT PHG. Kasus kebakaran yang menghanguskan barang PT PHG ini kini ditangani Polres Belawan. (BS-001)