Medan, (beritasumut.com) – Sebanyak 1.500 Prajurit TNI dikerahkan dalam rangka mengamankan kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Ydhoyono ke Kabupaten Tanah Karo, Kamis (23/1/2014).
"Saya selaku Panglima Komando Operasi VVIP, harus dapat meyakini kesiapan operasional. Apel ini untuk melihat sejauhmana kesiapan prajurit, materil dan sarana pendukung lainnya,” ujar Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Istu Hari Subagio usia apel persiapan pengamanan kunjungan kerja Presiden SBY di Lapangan Benteng, Medan, Selasa (21/1/2014).
Dijelaskan, para prajurit tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi diantaranya eks Bandara Polonia, Medan, Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Stasiun Kereta Api Medan, Posko Utama Penanggulangan Bencana Sinabung di Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo serta sejumlah titik pengungsian dan rute yang dilalui.
Hari juga berharap tidak ada unjukrasa saat kedatangan Presiden karena kehadiran SBY merupakan kunjungan kerja untuk melihat warga tertimpa musibah bencana erupsi Gunung Sinabung.
“Saya ingin selama kunjungan beliau, sejuk-sejuk saja dan tidak ada unjukrasa. Polri pun pasti tidak memberi ijin untuk aksi unjukrasa," pungkasnya. (BS-001)