STM Hilir, (beritasumut.com) – Masyarakat Kecamatan Senembah Tanjung Muda (STM) Hilir mengharapkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Morawa-STM Hilir yang panjangnya diperkirakan 15 kilometer.
Karena kondisi jalan di beberapa titik seperti Desa Limau Mungkur, Negara, Tadukanraga, Talun Kenas tidak layak lagi dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Penjelasan ini disampaikan Radu Rukur Barus didampingi Modal Sitanggang, Beram Ginting dan Sri Ulina Br Barus di STM Hilir, Rabu (8/1/2014).
Menurut mereka, penyebab rusaknya akibat maraknya Galian C maupun banyaknya mobil tronton yang membawa tandan buah segar (TBS) yang diperkirakan melebihi tonase. Kelas jalan yang dilalui ditengarai tidak sebanding muatan yang diangkut.
Dampak rusaknya jalan sangat dirasakan masyarakat seperti petani. Karena hasil panen sulit dipasarkan. Beberapa agen yang datang ke daerah itu menekan harga hasil panen petani dengan alasan kondisi jalan sangat rawan.
Warga sangat berharap Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang menindak kendaraan yang melebihi muatan, karena warga menduga kendaraan yang keluar masuk daerah itu tidak ada memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Malah sebaliknya APBD Deli Serdang habis tersedot untuk memperbaiki jalan rusak, ujar Beram Ginting yang bertitel Sejana Ekonomi.
Menyikapi hal itu, Juru Bicara Pemkab Deli Serdang Neken Ketaren mengatakan, keluhan warga terkait jalan rusak segera disampaikan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti. “Saya segera sampaikan kepada dinas terkait agar segera diperbaiki,” ucap mantan Camat STM Hilir itu. (BS-028)