Panyabungan, (beritasumut.com) – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda beraudensi ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (30/12/2013) untuk mempertanyakan dana hibah yang dikucurkan Pemkab Madina ke KNPI Madina Tahun 2011-2013.“Yang kita pertanyakaan kepada Kepala DPKAD, mengenai laporana pertanggungjawaban penggunaan anggaran KNPI Madina, mulai sejak Tahun 2011-2013, terus kita juga mempertanyakan peraturaan apa yang dibuat untuk memberi dana itu,” sebut Faisal Ardiansyah, aktifis HMI yang ikut beraudensi ke DPKAD.Lanjut Faisal, yang melakukan audensi adalah Satma PP, IMM, IM3, dan HMI, KAMMI serta beberapa OKP lainya. Mereka langsung diterima Kepala DPKAD Murnai Pasaribu AP.“Kita mendatangi Kantor DPKAD Madina karena kita menduga ada permainaan di dana hibah KNPI Madina, karena selama ini kita tidak mengetahui ada kegiatan yang dilakukan KNPI yang bersifat membina kepemudaan Madina,” imbuhnya.Kepala Dinas DPKAD menyambut baik dan menjawab pertanyaan sejumlah OKP. Jawabannya akan disampaikan Kepala Dinas pada Jumat mendatang mengingat laporan pertanggungjawaban KNP pada Tahun 2011 hilang dan sudah diminta kembali kepada KNPI Madina.“Dari laporan yang kami berikan kepada Kepala DPKAD, diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk membuat pencairan dana-dana hibah lebih ketat, agar tidak terjadi penyelewengan,” ungkap Faisal.Kepada Kepala DPKAD, juga ditanyakan apakah ada melakukan pemotongan atau kongkalikong terkait pencairan anggaran hibah untuk KNPI. Kepala DPKAD menjamin pemotongan tidak ada. (BS-026)