Medan, (beritasumut.com) – Pengungsi Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, terus bertambah. Hingga Senin (30/12/2013) pukul 18.00 WIB, jumlah pengungsi mencapai 19.126 jiwa (5.979 KK) yang tersebar tersebar di 31 titik. Sebelumnya pada Ahad (29/12/2013) pengungsi 18.821 jiwa (5.946 KK). Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Senin (30/12/2013) malam.Dijelaskan Sutopo, bertambahnya pengungsi ini disebabkan aparat memerintahkan warga di dalam radius 5 kilometer segera mengungsi kembali setelah sebelumnya beberapa warga kembali ke rumahnya. Selain itu juga disebabkan ada peningkatan aktivitas gunung.Pada hari ini terjadi luncuran awan panas dan tiga kali erupsi. Pada pagi pukul 07.45 WIB terjadi guguran awan panas ke arah tenggara 1,5 km. Informasi dari warga Desa Tiga Pancur, awan panas cepat sekali luncurannya dan tanpa disertai kolom debu seperti saat erupsi yang biasanya.Kemudian pada pukul 14.17 WIB terjadi erupsi tinggi kolom erupsi 4.000 meter dari puncak, arah angin ke Timur. Lama gempa erupsi 152 detik. Erupsi kedua terjadi pada pukul 14.33 WIB. Tinggi kolom erupsi 1.200 meter, tertiup arah angin ke Timur. Lama erupsi 87 detik. Kemudian erupsi ketiga, pukul 15.31 WIB. Teramati tinggi kolom erupsi 1.500 meter, tertiup angin ke arah Timur. Lama gempa erupsi 67 detik.Masih menurut Sutopo, PVMBG masih menetapkan status Gunung Sinabung masih Awas. Warga di radius 5 km dari puncak kawah dilarang melakukan aktivitas karena berbahaya. Tidak diketahui secara pasti sampai kapan pengungsi harus tetap berada di pengungsian karena tergantung dari aktivitas Gunung Sinabung.Terkait dengan masih tingginya aktivitas Gunung Sinabung, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah memerintahkan melakukan langkah-langkah antisipasi dengan berpedoman pada skenario terburuk dari erupsi Gunung Sinabung.“Logistik dan titik-titik mana yang harus disiapkan jika ada pertambahan pengungsi. Jumlah ternak dan dimana saja ternak harus dievakuasi. BNPB bersama kementerian/lembaga terus berkoordinasi untuk mendampingi pemda dalam penanganan Sinabung. Pemkab Karo dan Pemprov Sumut terus didorong agar lebih berperan,” tandas Sutopo. (BS-001)