Medan, (beritasumut.com) – Helikopter yang diduga milik Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih yang juga pemilik Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham Berastagi jatuh setelah menabrak gardu listrik persis di dekat Pos Pam RS Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, Senin (30/12/2013) sekira pukul 10.55 WIB. Akibat kecelakaan itu, satu orang tewas dan empat luka-luka."Seorang teknisi Arif Setawan tewas di tempat. Sedangkan yang luka-luka, Budi Indra (35), Nilawaty Ginting (Kabag Pendapatan RS Efarina), Tahya Sembiring (Wadir RS Efarina), dan Simanjorang (Kabag Umum RS Efarina)," kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumatera Utara AKBP MP Naingggolan di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Senin (30/12/2013).Menurut mantan Kapolres Nias itu, heli dengan nomor lambung PK DAL Derazona milik RS Efarina Etaham Berastagi, Kabanjahe, menjemput tiga orang karyawan, yakni Nilawaty Ginting (Kabag Pendapatan RS), Tahya Sembiring (Wadir RS Efarina), Simanjorang (Kabag Umum RS). Namun saat lepas landas, heli yang dikemudikan dua orang pilot dan co pilot menabrak gardu listrik dekat Pos Pam RS Efarina Etaham Berastagi. "Pilot dan Co Pilot datang menjemput dari Simalungun. Namun saat lepas landas, heli menabrak gardu listrik persisnya dekat Pos Pam rumah sakit tersebut," ujar perwira melati dua itu.Dikatakan, saat ini Kabag Umum RS yang mengalami luka serius, dibawa ke RS Columbia Asia untuk mendapatkan perawatan. (BS-001)