8 Desa di Kecamatan Ranto Baek Madina Dilanda Banjir

Redaksi - Minggu, 08 Desember 2013 17:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122013/beritasumut_Banjir-Ranto-Baek.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
M Saima Putra

Panyabungan, (beritasumut.com) – Akibat hujan yang terus mengguyur di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari terakhir, sebanyak delapan desa di Kecamatan Ranto baek dilanda banjir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina Zulkahiri Pulungan kepada waratawan di Panyabungan, Ahad (8/12/2013) menjelaskan, banjir di Ranto Baek terjadi pada Jumat (6/12/2013) sekitar pukul 17.15 WIB. Dalam kejadian ini tidak ada korban hanya kerugian material.

Desa yang terkenak banjir antara lain Desa Bonca Bayuon, Padang Silojongan, Muara Bangko, Huta Baringin, Simpang Talap, Ranto Nalinjang, Huta Raja dan Manisak. Banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi di kecamatan tersebut sehingga membuat tiga sungai di daerah itu meluap, yakni Sungai Batang Bangko, Sungai Teruan dan Sungai Simpang Talap.

Saat itu air mencapai 1,20 meter yang masuk ke pemukiman warga. Dalam kejadian banjir ini korban jiwa tidak ada, hanya saja kerugian materi, akibat rumah warga rusak diterjang banjir.

“Yang kita data, rumah yang rusak berat 3 unit, rusak ringan sebanyak 6 unit, 2 rambin rusak berat dan tebing pengaman rusak berat sepanjang 20 meter,” terangnya.

BPBD bekerjasama dengan Muspika Ranto Baek telah mendirikan posko di Kantor Camat Batahan dan sebagaian warga mengungsi di tempat-tempat keluarga dekatnya yang tidak terkena banjir dan sebagian warga sudah kembali ke rumahnya untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur kiriman.

“Kita (pemerintah) telah mengirimkan bantuan kepada korban banjir, semnbako beras 180 kg, mie instant 720 bungkus, air mineral 432 kardus, sarden 100 kaleng, matras 20 lembar. Tikar 6,  ceret 7, kelambu 14, cangkir 14, kain sarung 7, selimut 14, baju anak wanita14, baju dewasa 14, kaos dalam wanita 20, sandal 14,” imbuhnya.

Sampai saat ini yang tinggal di pengungsian sebanyak 7 kepala keluarga. BPBD Madina dengan cuaca di Madina yang terus dilanda hujan, mengimbau masyarakat di pinggiran sungai supaya tetap waspada dengan bencana alam banjir, karena tidak diketahui kapan datangnya banjir. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Saksi Pelapor Sakit Tak Bisa Bicara, Bupati Madina untuk Sementara Aman

Peristiwa

Empat Daerah di Sumut Belum Ambil Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Haji

Peristiwa

Dinkes Kota Medan Tunjuk 21 Puskesmas Layani Vaksin Meningitis Calon Jamaah Haji

Peristiwa

Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Manasik Haji Akbar 1437 H/2016 M

Peristiwa

Sungai Mencirim Dipenuhi Sampah

Peristiwa

Padanglawas Kloter Pertama Jamaah Haji Embarkasi Medan