Medan, (beritasumut.com) – Danau Toba adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang harus diselamatkan.
Hal ini disampaikan Ketua Centre for Regional Develoment Analysis (Creda) Ronal Naibaho di Medan, Senin (3/12/2013).
"Creda mengimbau masyarakat Sumatera Utara dan pinggiran Danau Toba khususnya sadar akan pembuangan air limbah rumah tangga, pembuangan sampah ke Danau Toba dan melapor kepada pihak yang berwajib apabila ada penebangan pohon,” ujar Ronal.
Ia menjelaskan, Danau Toba dulunya terbentuk dari hasil letusan gunung sehingga Danau Toba mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat Sumut yang harus dijaga.
"Maraknya penebangan pohon di sekitar Danau Toba dan banyaknya keramba jaring apung di Danau Toba saat ini, menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran air Danau Toba serta merusak ekosistem Danau Toba," kata Ronal Caleg DPRD Medan Partai Demokrat Nomor Urut 6 Dapil I.
Ronal menambahkan, dalam rangka penyelamatan Danau Toba, Creda pernah melakukan seminar tentang pelestarian ekosistem Danau Toba. Hasil resume seminar, Creda akan mengagas penyelamatan ekosistem Danau Toba dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pelestarian Danau Toba.
"Masyarakat Danau Toba harus memiliki rasa cinta dan mindset yang konstruktif sehingga Danau Toba seperti dulu dan dapat menjadi destinasi wisata utama yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekita Danau Toba," tandas Ronal. (BS-001)