Suami Merantau ke Malaysia, Anak Istri Tewas Tertimbun Longsor di Berastagi

Redaksi - Minggu, 01 Desember 2013 21:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122013/beritasumut_Sutopo.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Medan, (beritasumut.com) – Ibu dan anak, Leni Wulandari (22) dan Ikmal Syahputra (2,5), tewas akibat mereka di Desa Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, tertimbun longsor, Sabtu (30/11/2013) malam. Saat peristiwa tersebut terjadi, suami dan ayah korban sedang merantau ke Malaysia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada beritasumut.com melalui pesan pendek, Ahad (1/12/2013) siang menjelaskan, hujan deras mengguyur kawasan perbukitan Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, Sabtu (30/11/2013) sore pukul 17.00 WIB hingga malam. Akibatnya terjadi longsor sekitar pukul 19.00 WIB di Desa Gundaling I dan Desa Laununggap, Kecamatan Berastagi. Sebanyak sembilan orang tewas.

Rincian korban meninggal, dua orang meninggal ditemukan di Desa Gundaling I, enam orang di Desa Gundaling II, dan satu orang yang hanyut ditemukan di Desa Simpang Ujungaji.

Kesembilan korban meninggal tersebut adalah, di Desa Gundaling I: Leni Wulandari dan Ikmal Syahputra. Kedua korban adalah ibu dan anaknya yang meninggal akibat rumahnya tertimbun longsor.

Petugas gabungan bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pencarian. Jasad keduanya baru ditemukan menjelang dini hari. Ketika ditemukan keduanya sudah tak bernyawa. Suaminya merantau bekerja di Malaysia. Jasad kedua ibu dan anak itu kemudian disemayamkan di masjid dan sudah diserahkan kepada kerabatnya.

Seangkan korban meninggal di Desa Gundaling II korban meninggal adalah: Maruli Sijabat (65), Siti Boru Nababan (60), Marolop (20), Litna Boru Silaban (25), Bela Kasih Boru Manik (4), Junaidi Donggol Manik (2).

Di Desa Simpang Ujungaji korban adalah Rosalina Boru Siboro (10) warga Desa Laununggap.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada menghadapi longsor yang di musim penghujan. Masyarakat yang bermukim di daerah-daerah rawan longsor seperti di perbukitan, lereng pegunungan, tebing sungai dan lainnya untuk selalu waspada.

"Umumnya longsor terjadi saat hujan deras atau akibat guncangan gempa. Puncak hujan sebagian besar wilayah Indonesia adalah Januari 2014," tandas Sutopo. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dugaan Pencabulan, Suami Wakil Bupati Labuhabatu Ditangkap

Peristiwa

Mengaku Dianiaya, Istri Laporkan Suaminya ke Polda Sumut

Peristiwa

Karan Sukarno Walia sang Legenda Film Nasional Akhirnya Comeback

Peristiwa

Karena Cemburu, Pekerja Terapis Tewas Dicekik Suaminya

Peristiwa

Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Sekarat Diamuk Warga

Peristiwa

Sempat DPO, Polisi Tangkap Pembunuh Suami-Istri di Samosir