Medan, (beritasumut.com) – Hujan debu vulkanik Gunung Sinabung melanda 21 kecamatan se Kota Medan. Dampak hujan abu itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan melakukan pembagian 20 ribu masker kepada masyarakat, termasuk para pengguna jalan yang melintas dengan menggunakan sepeda motor, angkutan kota (Angkot), mobil, maupun pejalan kaki.
Pembagian masker itu dilakukan BPBD Kota Medan, di Jalan Kapten Maulana Lubis (di depan Balaikota Medan). "Sesuai informasi dari BPBD Sumut, terkait debu vulkanik yang mengarah ke Kota Medan, dan instruksi dari Plt Walikota Medan, agar segera mengambil langkah antisipasi dan cepat tanggap, untuk membagikan masker," kata Kepala Pelaksana Harian (Plh) BPBD Medan Hannalore Simanjuntak di depan Balaikota Medan, Ahad (24/11/2013).
Hannalore menjelaskan, langkah-langkah yang diambil BPBD Medan, berkoordinasi dengan Pemko Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, seperti membagi masker sebanyak 20 ribu lembar, obat-obatan.
"BPBD Kota Medan, sudah mempersiapkan semua, dan kita terus berkomunikasi dengan Camat-Camat, dan pihak Kelurahan, apabila ada kendala atas abu vulkanik, misalnya ada masyarakat mengalami sakit, agar mendatangi puskesmas terdekat," katanya.
Selain itu, kepada masyarakat yang belum mendapatkan masker, BPBD Kota Medan menyarankan untuk mendatangi kantor Camat, karena sudah dilakukan pendistribusian masker ke Kantor Camat. "Kita sudah siapkan masker ke Kantor Camat, saat ini, kita hanya bagikan masker kepada para pengguna jalan secara mobile," ujar Simanjuntak.
Kepala Plh BPBD Kota Medan Hannalore Simanjuntak juga menyebutkan, rencananya besok, Senin (25/11/2013), pihaknya akan membagikan masker ke sekolah-sekolah. "Kita besok akan bagikan masker ini ke sekolah-sekolah, dan untuk saat ini, stok masker cukup," ungkapnya.
Kepada masyarakat diimbau, agar tidak banyak melakukan aktifitas di luar rumah, dan untuk aktifitas di luar rumah, agar memakai masker, topi dan kacamata, guna menghindari gangguan pernafasan, akibat, debu vulkanik. "Kurangi aktifitas diluar rumah demi mencegah dampak yang dihasilkan erupsi gunung Sinabung, sebab erupsi sudah mengarah ke Kota Medan, karena dibawa angin yang berembus ke arah timur, sehingga Kota Medan dihujani debu vulkanik," ungkap Hannalore.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dampak debu vulkanik ini, dirasakan oleh masyarakat di 21 Kecamatan, di Kota Medan, sehingga BPBD Kota Medan terus melakukan koordinasi dengan camat jajaran Pemko Medan, guna antisipasi jatuhnya korban jiwa akibat erupsi Gunung Sinabung.
"Kami sangat merasakan hujan abu ini, kasihan juga anak-anak menghirup debu ini," kata Agus Panjaitan, penduduk Jalan Ayahanda, Medan.
Pengemudi becak bermotor ini mengatakan banyak pohon-pohon dan pakaian yang dijemur ditempeli abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung.
Debu vulkanik juga dialami seorang warga yang tinggal dikawasan Medan Utara, persisnya, Perumahan Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. "Saya membersihkan pekarangan rumah dan kendaraan bermotor, yang ditutupi debu vulkanik. Harus disiram air, kalau tidak abu vulkanik yang kasar ini tetap menempel," kata Zaki Nasution.
Sementara Zulkifli, penduduk Jalan Mogonsidi, Kecamatan Medan Polonia mengemukakan, debu vulkanik ini, juga menempel ditanaman hias, agar tidak layu hingga mati, terpaksa disiram dengan menggunakan air, sehingga tanaman bersih dari debu vulkanik. (BS-022)