Orang Kurang Waras Tewas Tertimpa Balok

Redaksi - Senin, 18 November 2013 20:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112013/beritasumut_Mayat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Tanjung Morawa, (beritasumut.com) – Dua orang kurang waras tewas tertimpa balok di pabrik pengolahan kayu CV Morawa Timber Industry (MTI), Dusun V, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (17//11/2013) sekitar pukul 17.30 WIB.

Salah seorang karyawan CV MTI kepada wartawan, Senin (18/11/2013) menjelaskan, kedua orang kurang waras itu tewas tertimpa kayu gelondonggan yang hendak diracip.

Sarman (44) warga Pondok Agung Melati, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, tewas di tempat. Sementara Fadil Asari (27) warga Sei Belawan sempat mendapat pertolongan Tim Medis RS Morawa Utama namun akhirnya meninggal dunia.

Kepolisian Sektor Tanjung Morawa saat itu juga langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi. Tapi korban hanya dilakukan visum luar atas permintaan pihak keluarga.

Ketua Yayasan Datuk Etam Tanjung Morawa Darwis ketika dikonfirmasi mengakui pasiennya tewas akibat tertimpa kayu balok di pabrik kayu CV MTI. Namun Darwis enggan menceritakan kronologisnya kenapa pasiennya tersebut berada di pabrik pengolahan kayu itu.

Sementara itu, Pimpinan CV MTI Kok Seng membantah orang kurang waras dipekerjakan di pabriknya. Kok Seng juga meminta wartawan tidak membesar-besarkan peristiwa itu karena hal itu merupakan musibah.

Sedangkan Kapolsek Tanjung Morawa AKP Telly Alvin melalui Kanit Reskrim Iptu Bambang Priyatno membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. (BS-028) 


Tag:

Berita Terkait