Patumbak, (beritasumut.com) – Tarian setengah bugil di salah satu kafe di areal PTPN II, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, tampaknya membuat pengunjung betah.
Meski harga minumannya selangit, bukan berarti pengunjung kafe menjadi kapok dan enggan merogoh kantong. Namun aktifitas itu seakan luput dari perhatian aparat penegak hukum Polsek Patumbak.
Salah seorang wanita penari setengah bugil yang diwawancarai wartawan mengatakan dirinya bukan berasal dari Kota Medan.
“Saya datang ke kafe ini bisa satu bulan bisa dua bulan yang pasti tergantung kesepakatan dengan si bos. Saya berasal dari Jawa, fasilitas yang diberikan selain honor juga tempat tinggal di hotel,” ungkap wanita itu sembari mengaku kuliah di salah satu perguruan tinggi di Medan, Kamis (31/10/2013) dini hari.
Adapun jam manggungnya, mulai pukul 1.00 WIB hingga pukul 3.00 WIB. “Saya di panggung tentu juga berharap saweran dari pengunjung,” ujar N (19) yang saat itu hanya mengenakan pakaian dalam.
Sementara sejumlah tokoh masyarakat yang berhasil ditemui secara terpisah, berharap pihak kepolisian setempat melakukan razia.
Bila perlu seluruh kafe yang sudah membuat resah masyarakat ditutup karena kuat dugaan para pengusaha tidak mengantongi izin. (BS-028)