Biru-biru, (beritasumut.com) – Setelah Muspika Biru-biru melakukan penertiban beberapa bulan lalu, aktivitas galian C ilegal di kawasan Sungai Seimeimei dan Sungai Seruai, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang kembali marak. Kerusakan di sekitar bibir sungai semakin parah.
"Kerusakan lingkungan sepanjang Sungai Seruai dan Sungai Seimemei di Kecamatan Biru-biru semakin parah dikarenakan aktivitas yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," jelas Indra Sembiring (37) salah satu warga di Biru-biru, Selasa (1/10/2013).
Mirisnya lagi kata Indra juga dibenarkan warga lainnya, salah satu pengusaha berinisial M (40) warga Kecamatan Namorambe, malah terang-terangan mengambil material dari dalam Sungai Seruai dan Sungai Seimemei di Kecamatan Biru-biru.
"Dia memiliki dua lokasi penambangan liar sekaligus. Yakni berada di Desa Namo Tualang Simpang Rumah Galuh Sungai Seimemei dan di Sungai Seruai Desa Mbarue. Di kedua lokasi galian itu, ia menggunakan 4 alat berat jenis eskavator untuk mengobok-obok daerah aliran sungai sekaligus,” bebernya.
Untuk itu kata warga tadi, salah satu solusi yang terbaik untuk mengantisipasi penambangan liar milik warga Namorambe tersebut, adalah melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku seperti kurungan atau denda sekaligus melakukan penyitaan alat berat. Sehingga dengan demikian ada efek jera baginya.
"Saat dilakukan penertiban, muspika hanya menyita 2 kunci kontak alat berat milik pengusah tersebut, karena tertangkap tangan melakukan pengerukan di dalam sungai. Besoknya, kemudian dikembalikan lagi. Sehingga bagi pengusaha tadi, itu hanya gertak sambal. Soalnya, tak lama setelah dirazia, mereka kembali beroprasi. Oleh Karena itu, diminta kepada instansi terkait agar melakukan tindakan tegas bagi perusak lingkungan itu," cetusnya.
Sehat Ginting, salah satu mandor aktivitas penambangan liar tersebut ketika hendak dikonfirmasi malah menantang agar membawa rombongan wartawan satu kompi. "Kenapa gak datang satu kompi saja sekalian," ujarnya menantang. (BS-028)