Namorambe, (beritasumut.com) – Tiang penyangga jembatan Sungai Petani di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, bergeser.
"Kondisi tiang penyangga jembatan ini sudah hampir 5 bulan seperti ini. Namun pihak Dinas PU Kabupaten Deli Serdang belum juga memperbaikinya," kata A Sembiring (31) salah satu warga sekitar, Senin (23/9/2013).
Sembiring juga menduga, cepatnya bangunan jembatan yang membentang di atas sungai Petani tersebut mengalami kerusakan akibat buruknya kualitas pembangunan jembatan yang dikerjakan Dinas PU setahun lalu.
"Padahal jembatan ini baru selesai dikerjakan sekira setahun lalau. Tetapi tidak bertahan lama. Saya menduga karena saat dibangun, jembatan ini memang tidak berkualitas alias asal jadi. Lihat saja pondasi tiang yang bergeser itu. Paling ada kedalamannya hanya setengah meter saja dari permukaan air,” duga Sembiring.
Sembiring juga menduga, pembangunan jembatan yang menghubungkan lebih dari 10 desa itu menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah. "Saya menduga, untuk membangun jembatan ini dulunya membutuhkan dana besar hingga miliaran rupiah. Tapi kalau namanya proyek yang ditangani Pemkab Deli Serdang, memang jarang ditemui yang berkualitas. Itu bukan rahasia umum lagi di tengah masyarakat. Bukan saja pada bangunan Jembatan, untuk infrastruktur jalan saja tidak ada yang bagus", bebernya.
Sementara pantauan wartawan, akibat rusaknya penyangga jembatan, badan jembatan juga terlihat sudah melengkung. Dikhawatirkan suatu saat jembatan tersebut akan ambruk. (BS-028)