Tanah Karo, (beritasumut.com) – Relawan Nusantara PTPN I-VII ikut mengevakuasi warga korban erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, sejak Senin (16/9/2013) kemarin.
Relawan Nusantara PTPN I-VII ini diberangkatkan dan diperintahkan langsung oleh Pembina Relawan Bhatara Moeda Nasution untuk dapat membantu langsung warga yang terkena bencana erupsi Gunung Sinabung, sebagai bentuk kepedulian PTPN I-VII kepada warga yang terkena bencana.
Dalam misi kemanusiaan di kawasan Gunung Sinabung ini, Relawan Nusantara berkoordinasi dan bekerjasama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BMG Sumut di Kabupaten Tanah Karo.
Hal itu dikatakan Rahmat Kurniawan yang didampingi Endro Priyadi, Nuryadi, Mizlan, Misyarno, P Haro dan dibantu 2 orang dari Explore Sumatera Jhoni Kurniawan dan Bobos saat ditemui wartawan, Senin (23/9/2013).
Menurut mereka, bantuan pertama, Relawan Nusantara membagikan langsung masker penutup hidung secara gratis kepada anak sekolah dan penduduk, baik yang berkendara maupun yang berada dijalan yang tidak menggunakan masker. Ssedangkan pada hari kedua misi kemanusiaan ini, Selasa (17/9/2013), Relawan Nusantara setelah berkoordinasi dengan Basarnas dan BMG, Relawan Nusantara melanjutkan pembagian masker kepada penduduk sekitar kaki Gunung Sinabung, Desa Simpang Empat, Namo Teran sampai Desa Lau Kawar.
Dijelaskan mereka, sesampainya di Desa Lau Kawar sekitar jam 12.05 WIB, Gunung Sinabung menyemburkan abu vulkanik yang besar, dan ini merupakan semburan yang terbesar dari semburan semburan sebelumnya.
Relawan Nusantara dan Tim Basarnas yang berada di Desa Lau Kawar dengan sigap dan cepat kembali mengevakuasi penduduk yang sudah panik untuk mengungsi ketempat yang lebih aman ke Desa Kuta Rakyat dan apabila letusan lebih besar dapat dievakuasi ke Desa Telaga, Kabupaten Langkat, akan tetapi situasi semburan tidak terjadi lagi sehingga kondisi berangsur angsur normal.
Selanjutnya, pada hari ketiga tim relawan kembali membantu menyalurkan bantuan dari PTPN II yang dikomandoi Direktur SDM /Umum PTPN II Komaruzzaman ke posko-posko penanggulangan bencana yang berada di Kabanjahe maupun Berastagi berupa 10 ton beras, 340 kardus mie instan dan masker.
Posko yang berada di Kabanjahe meliputi Posko Jambur Laupati sebanyak 2 ton beras dan 170 kotak mie instan, Posko Masjid Agung sebanyak 1 ton beras dan 85 kotak mie instan, Posko Jambur Payung sebanyak 1 ton beras, Posko Desa Batu Karang sebanyak 1 ton beras, Posko Desa Kuta Rakyat sebanyak 1 ton beras, sementara di Posko yang berada di Berastagi meliputi Posko Masjid Al Istiqar sebanyak 1 ton beras dan 85 kotak mie instan, Posko KWK (Perempuan) sebanyak 2 ton beras, dan Posko Desa Tongkoh sebanyak 1 ton beras.
Pada tahap pertama Relawan Nusantara PTPN I-VII yang diberangkatkan untuk misi kemanusiaan ini berjumlah 8 orang terdiri atas Relawan Nusantara berjumlah 6 orang dan dibantu 2 orang dari Explore Sumatera.
Dalam misi ini, Relawan Nusantara juga difasilitasi dengan 2 unit kenderaan operasional yaitu 1 unit mobil ambulance dan 1 unit rescue guna memberikan bantuan dan mengevakuasi warga yang membutuhkan.
Di sisi lain, sejumlah warga yang terkena bencana erupsi Gunung Sinabung saat ditemui wartawan secara terpisah, mengucapkan terima kasih kepada Relawan Nusantara PTPN I-VII yang telah memberikan bantuannya. Mungkin bilamana tidak ada fasilitas yang diberikan untuk mengevakuasi saat meletusnya Gunung Sinabung ini entah apa yang terjadi terhadap warga, tutur Rista Br Perangin-angin didampingi Karolina Br Barus, Jimanta Tarigan, Perdiman Sitepu dan Rasmanana Ginting. (BS-028)