Pannyabungan, (beritasumut.com) – Polisi membantah akan melakukan sweeping serta penangkapan terhadap warga Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Bantahan tersebut disampaikan Kapolres Madina AKBP Mardiaz KD SIK MHum dalam pertemuan dengan warga Sipolu-polu di Mapolsek Panyabungan, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, Jumat (20/9/2013) sore.
Kemudian Kapolres juga meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. Kalau ada peristiwa penangkapan oknum polisi berbuat mesum, agar diserahkan kepada tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meminta masyarakat berdamai dengan oknum polisi yang dihajar warga karena diduga berbuat mesum disaksikan masyarakat banyak.
Menanggapi saran Kapolres, perwakilan masyarakat belum bisa menyanggupi atau menolaknya. Perwakilan masyarakat akan terlebih dahulu berunding dengan masyarakat Kelurahan Sipolu-polu.
Diberitakan sebelumnya, kedatangan ratusan warga ke Mapolsek Panyabungan dipicu isu akan adanya sweeping serta penangkapan oleh polisi terhadap warga Sipolu-polu yang menangkap kemudian menghajar oknum polisi yang diduga berbuat mesum di salah satu rumah di Kelurahan Sipolu-polu, Kamis (19/9/2013) malam.
Dalam tuntutannya, ratusan masyarakat mendesak polisi tidak melakukan sweeping serta penangkapan terhadap warga yang menghajar oknum polisi yang diduga berbuat mesum di salah satu rumah di Kelurahan Sipolu-polu. (BS-026)