STM Hilir, (beritasumut.com) – Dua kelompok tani terlibat bentrok di lahan Afd I Blok CQ PTPN II Kebun Patumbak, Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/8/2013) sekira pukul 10.00 WIB.Akibat bentrokan tersebut, Jekson Sitepu (35) anggota Kelompok Tani Kerapatan Ahli Waris tewas di tempat akibat tusukan tombak di bagian dada kiri dan sekujur tubuhnya. Sedangkan Sarno (54), Arnol, Molana dan Saksi Barus dari Kolompok Tani Undian Bersatu saat ini menjalani perawatan dari tim medis dengan kondisi sekarat.Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika Kelompok Tani Undian Bersatu yang terdiri atas kaum wanita dan pria berjumlah sekitar 30 orang hendak bercocok tanam di lahan yang mereka kuasai dalam beberapa bulan terakhir.Namun tiba-tiba saja puluhan orang yang diketahui dari Kelompok Tani Kerapatan Ahli Waris yang merupakan gabungan warga Bintang Meriah, Namo Serit, Kampung Tanjung dan Undian, mendatangi mereka sembari mempertanyakan kepada Kelompok Tani Undian Bersatu atas dasar apa mereka menguasai lahan tersebut."Kami hanya mempertanyakan seizin siapa mereka menanam ubi kayu di areal yang mereka kuasai, tapi tiba-tiba kami diserang oleh Kelompok Tani Undian Bersatu. Mereka bersenjata lengkap dan kami dilempari batu dan dikejar dengan tombak sampai kami harus lari berhamburan," ucap salah seorang Pengurus Kelompok Tani Kerapatan di lokasi kejadian.Ditambahkannya, karena massa Kelompok Tani Undian Bersatu lebih banyak, akhirnya salah seorang anggota Kelompok Tani Kerapatan Ahli Waris tewas.Sementara Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Syarief Gunawan didampingi Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patrianegara dan Kapolsek Talun Kenas AKP Amir Sinaga mengatakan pihaknya saat ini telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi guna mengetahui apa dasar kedua kelompok tani menduduki lahan milik perusahan plat merah tersebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut pihak kepolisian telah mengamankan 6 unit sepeda motor dari lokasi. (BS-028)