Medan, (beritasumut.com) – Plt Walikota Medan T Dzulmi Eldin S merasa prihatin atas terjadinya musibah kebakaran di wilayah kecamatan Medan Timur. Ssetelah musibah kebakaran di Jalan Gaharu, kini terjadi lagi musibah yang sama di di Jalan Cemara Gang Baret Biru Kompleks CPM yang mengibatkan sebanyak 4 KK atau 23 jiwa kehilangan tempat tinggal.Keprihatinannya ini diungkapkannya saat meninjau lokasi kebakaran sekaligus memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Jalan Cemara Gang Baret Hijau Kompleks CPM, Rabu (21/8/2013). Hadir mendapingi Plt Walikota, Sekda Medan Syaiful Bahri Lubis, Asisten Pemerintahan Musadad Nasution, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan Hana Lore Simanjuntak, Anggota DPRD Medan Roma P Simaremare, Camat Medan Timur Parulian Pasaribu dan relawan dari Yayasan Surya Kebenaran Indoensia (YSKI).“Saya merasa prihatin terhadap kejadian kebakaran ini. Kemarin di Jalan Gaharu, sekarang ini di Jalan Cemara masih wilayah Medan Timur. Semoga saudara-saudara kita ini tabah dan tetap bersabar menghadapi musibah,” ujarnya.Eldin berharap warga Medan dapat mengantisipasi kejadian kebakaran dengan cara memelihara dan mengawasi rumah dari aliran arus pendek, dan bisa mengatur penggunaan arus lsitrik terutama kabel-kabel yang ada di stop kontak yang berlebihan, serta kabelnya yang kemungkinan sudah terkoyak atau terlepas. Siapa lagi yang akan mengawasi dan memelihara kalau tidak kita sendiri sebagai penghuni rumah.Menurutnya, dengan merawat dan mengawasi jaringan arus listrik arus pendek ini selain bisa menyelamatkan rumah dan jiwa sekeluarga, juga dapat menyelamatkan rumah dan jiwa orang lain tentunya tetangga sebelah rumah. Karena bila terjadi kelalain kita tidak kita sendiri yang merasakan tetapi berakibat kepada orang lain. Diharapkan kedepannya dapat menjaganya dan tidak terjadi lagi musibah kebakaran ini.Sementara Camat Medan Timur Parulian Pasaribu menjelaskan, kejadian kebakaran terjadi pada Rabu (21/8/2013) subuh. Akibat kejadian musibah ini sebanyak 4KK atau 23 jiwa kehilangan tempat tinggal. Untuk sementara para korban tinggal di rumah tetangga, dan Pemko Medan memberikan bantuan berupa beras, mei instan, tikar, kasur, dan peralatan mandi gayung, ember.Dikatakannya, para korban selama tiga hari diberikan makan oleh Pemko Medan, yakni makan siang dan makan malam, sementara untuk sarapan pagi akan ditanggulangi Camat Medan Timur. Selain itu Pemko Medan juga akan membantu pakain layak pakai dan akan diberikan setelah dilakukan identifikasi. (BS-001)