Panyabungan, (beritasumut.com) – Hotmauli Hospita (39) warga Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tewas diterkam buaya di Sungai Kunkun saat mencuci pakaian. Saat ditemukan, kaki dan satu tangan korban hilang.Sekdes Sikara-kara Firza Hendra Lubis kepada wartawan, Rabu (21/8/2013) menjelaskan, korban tewas diterkam buaya saat mencuci pakaian di Sungai Kunkun, Selasa (20/8/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Warga yang melihat kejadian itu langsung meminta bantuan kepada warga lainnya. Namun korban tidak bisa diselamatkan karena sudah diseret buaya.Ibu empat orang anak ini baru ditemukan dalam kondisi sudah tewas pada Rabu (21/8/2013) sekitar pukul 10.00 WIB, dengan tubuh yang sudah tidak utuh lagi. Kaki dan dan satu tangannya sudah hilang. Sebelumnya, pencarian dilakukan warga dibantu aparat kepolisian dengan memakai boat.“Warga menemukan mayatnya sudah terapung dengan kondisi tubuh yang sudah tidak utuh, dan seterusnya dibawa ke desa,” ujar Sekdes.Korban tewas meninggalkan satu orang suami dan empat orang anak. Warga masih terus melakukan pencarian organ tubuh korban yang masih hilang.Pemerintah dan instansi terkait diharapkan turut membantu pencarian organ tubuh korban yang masih hilang dan buaya yang menerkam korban. Menurut Hendra, kejadian seperti ini di Sungai Kunkun sudah dua kali, yang terakhir terjadi sekitar setahun yang lalu. (BS-026)