Pengusaha Galian C di Biru-biru ‘Lecehkan’ Muspika

Redaksi - Kamis, 01 Agustus 2013 23:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082013/beritasumut_Alat-Berat-Galian-C.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Mberngap Ginting
Biru-biru, (beritasumut.com) – Meski lokasi usaha penambangan Galian C di sepanjang Sungai Seimemei, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang telah beberapa kali ditertibkan muspika, sepertinya pihak pengusaha pertambangan ini tidak ada kapoknya. Belum hitungan menit tim gabungan Muspika Biru-biru meninggalkan lokasi, para pekerja kembali menjalankan aktivitasnya.Pantauan wartawan di lapangan, tampak puluhan alat berat jenis eskavator terlihat beroperasi melakukan pengerukan di sepanjang sungai. Mirisnya lagi, pekerja Galian C di Desa Namo Tualang malah nekat melakukan pengerukan di dasar sungai.Seperti penjelasan warga antara lain Tenang Tarigan, Menang Sembiring, Narias Br Tarigan, Kontan Tarigan, Agus Sembiring, Brema Sembiring, Juliana Br Sembiring, Evani Stiawati, Tini Marlina, Darus Tarigan, Lena Br Sembiring, Dewi Br Tarigan, Andrita Tarigan, Rusliana, Mabuk Tarigan, Erna wati Br Sembiring, Junita Tuahta Tarigan, Susi Aprianti Junius, Maliken, Elia Perangin-angin, Jaya Utus Sembiring yang sempat mendatangi wartawan mengatakan, mulusnya oknum pengusaha J Purba dan Viki melakukan aktifitas pengerukan di Sungai Seimemei diduga karena telah melakukan kerjasama dengan kepala desa setempat yaitu Tukang Ginting."Kerusakan lingkungan di desa kami saat ini sudah cukup memprihatinkan, semua sungai telah rusak. Bahkan, air Sungai Seimeimei setiap hari keruh karena bertaburnya penambangan Galian C di sepanjang sungai ini. Hal itu terjadi karena ada keterlibatan kepala desa,” ujar warga, Kamis (1/8/2013).Oleh karena itu, masyarakat meminta Bupati Deli Serdang Amri Tambunan serius menindak seluruh Galian C yang tidak memiliki legalitas jelas tersebut, tutur warga penuh harap.“Kemana lagi kami harus menyampaikan keluhan. Sementara, Sungai Seimemei saat ini tidak bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanaian karena setiap hari tercemar limbah," beber warga kembali.Kepala Desa Namo Tualang Tukang Ginting ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengetahui aktifitas Galian C milik J Purba. "Saya tidak pernah ke lokasi Galian C itu. Kalau mengenai Galian C milik Vicki, yang melakukan aktivitas di sana adalah masyarakat," katanya. (BS-028)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pengamanan Lebaran, Polda Sumut Bangun Pos Pam dan Pos Yan di Setiap Kabupaten/Kota

Peristiwa

Jelang Lebaran, Polda Sumut Adakan Operasi Ramadhaniya 2016 Selama 16 Hari

Peristiwa

Portal Larangan Masuk Truk Galian C di Binjai Roboh

Peristiwa

Massa Aksi Desak Kapolda Sumut Copot Kapolres Tobasa

Peristiwa

Satu Dirubuhkan, Penolakan Portal Kian Masif di Binjai

Peristiwa

Polisi Kejar Pelaku Perubuhan Portal di Binjai