Panyabungan, (beritasumut.com) – Diduga akibat hubungan arus pendek, sebanyak lima kios di Pasar Baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hangus terbakar, Rabu (17/7/2013) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, sebelum mobil pemadam datang, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mobil pemadam tiba setelah api membesar beberapa menit.
Api cepat menjalar karena di dalam kios terdapat pakaian jadi. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB setelah beberapa mobil pemadam dikerahkan dibantu warga sekitar
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian pedagang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kepala Dinas Perindang UKM Pasar Madina Lis Mulyadi Nasution melalui Kabid Pasar Mangatas Tua mengatakan, kebakaran diduga akibat dari arus pendek. Terdapat 20 kios yang terbakar, lima diantaranya rusak parah
“Yang lima kios itu, bangunan dan barang dagangannya ludes dilalap si jago merah. Kelima kios tersebut berada di Blok AA dan Blok BB, yang merupakan blok penjual pakaian jadi,” terangnya.
Berdasarkan data sementara, kerugian akibat kebakaran mencapai Rp1,125 miliar. Itu sudah termasuk kios dan dagangan yang habis terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek pemasangan instalasi listrik yang tidak beraturan.
“Kita mengimbau pedangang Pasar Baru tidak memakai listrik sampai pihak PLN melakukan pemeriksaan instalasi di Pasar Baru ini. Karena tidak tertutup kemungkinan masih ada yang konslet,” jelasnya.
Kalau PLN tidak melakukan pengecekan, Dinas Pasar tidak akan berani menjamin tidak terjadi lagi kebakaran. Kalau intalasinya masih seperti sekarang, kemungkinan akan terjadi lagi kebakaran.
“Dalam laporan kepada Bupati pun, kita menyampaikan bahwa kebakaran diduga akibat arus pendek. Kita sudah menyurati PLN supaya menertibkan jaringan arus listrik di bangunan ilegal di Pasar Baru,” tandasnya. (BS-026)