Dinas P2K Medan Peringati Isra’ Mi’raj

Redaksi - Minggu, 07 Juli 2013 20:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072013/beritasumut_Pemko Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

Medan, (beritasumut.com) – Pegawai dan keluarga besar Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan menggelar peringatan Isra’ Mi’raj yang dirangkai dengan pertemuan bulanan anggota Darma Wanita Unit Dinas P2K sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H di Halaman Kantor Dinas P2K, Jalan Candi Borobudur, Medan, Jumat (5/7/2013).

Kepala Dinas P2K Kota Medan Marihot Tampubolon dalam sambutannya mengatakan, peringtatan Isra’ Mi’raj ini dijadikan sebagai momentum untuk bersilaturahmi memupuk kebersamaan apalagi bulan suci Ramadhan semakin dekat.

Selain itu juga Marihot mengajak para petugas pemadam kebakaran untuk melakukan koreksi diri sebagai evaluasi, sehingga kedepannya kinerja lebih ditingkatkan sesuai dengan tuntutan perubahan sehingga nantinya kedepannya Dinas P2K Kota Medan semakin baik, melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan dengan rasa ikhlas.

Sementara Ketua Darma Wanita Unit Dinas P2K Kota Medan Herlin Br Tinambunan dalam kesempatan itu mengajak anggotanya yang terdiri atas istri pegawai Dinas P2K guna mendukung tugas-tugas para suami, agar para suami melaksanakan tugas dengan ikhlas dan semangat. Karena begitu beratnya tugas para suami maka sebagai istri harus mendoakannya agar tetap sehat sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Acara ini diisi dengan tausyiah yang disampaikan Ustadz Bahron Nasution yang mengupas perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dikatakan, sebelum melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah Muhammad SAW menghadapi berbagai tantangan, lalu malaikat menuntunnya untuk perjalanan Isra’ Mi’raj dimana sebelumnya Nabi Muhahammad SAW dibawa ke telaga Zamzam  untuk dibedah hatinya lalu diisi dengan iIman, ilmu dan hikmah.

Menurutnya, nilai perjalanan Isra’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa ini yang dapat dipetik adalah nilai kebersamaan masjid. Nilai ini harus dibawa didalam kehidupan kita dimana saja kita berada, baik itu ke kantor, ke pasar, di masyarakat dan di rumah tangga, mari kita bangun kita bangun nilai kebersamaan masjid dimana kita berada.

Setelah melakukan Isra’ maka Nabi Muhammad SAW melakukan Mi’raj yakni perjalanan malam naik ke langit sampai ke Sidratul Muntaha, maka disinilah difardhukan Allah untuk sholat. Dari perjalanan ini kita dapat mengambil nilai Mikraj ini, yakni sholat ternyata lebih mahal harganya dari langit dan bumi, artinya sholat adalah ibadah tertinggi dalam Islam.

“Apa bila sholat itu menjadi Mi’raj ada tiga hal yang perlu kita pelihara, yakni menjaga waktunya, memelihara kekushukan dan mendirikan sholat dan menjaga nilai-nilai sholat,” ungkapnya. (BS-024) 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dinas P2K Medan Peringati Isra Miraj

Peristiwa

Program Pelatihan dan Penyuluhan Dinas P2K Medan Terkendala Anggaran

Peristiwa

Peringatan Isra’ Mi’raj Meningkatkan Keimanan