Sudah Habiskan Biaya Rp270 Juta

Korban Tersengat Listrik Masih Butuh Rp200 Juta

Redaksi - Minggu, 30 Juni 2013 22:02 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062013/beritasumut_A-Hie-Serahkan-Bantuan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Medan, (beritasumut.com) – Politisi Partai Demokrat (PD) Kota Medan A Hie menyerahkan bantuan dana hasil penggalangan sebesar Rp14 juta lebih untuk biaya perobatan Anto Wijaya (27) korban tersengat arus listrik kepada Rotary Club selaku pihak yang menangani pengobatannya.“Dana yang kita serahkan itu merupakan hasil penggalangan yang dilakukan selama 3 hari melalui broadcasting kepada teman-teman, kolega dan sahabat yang merasa prihatin serta peduli dengan kondisi korban. Dana itu sendiri telah kita serahkan di Kantor Rotary Club Medan Deli, Jalan Wahidin, Medan, Sabtu (29/6/2013) kemarin,” sebut A Hie di Medan, Ahad (30/6/2013).A Hie mengatakan, korban membutuhkan dana yang tidak sedikit dalam penyembuhannya, karena kondisi tubuh yang melepuh itu harus dilakukan operasi plastik untuk menutupinya kembali seperti semula. “Kalau tidak salah saya, sekali operasi plastik membutuhkan dana sekitar Rp60-70 juta,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Medan ini.Kepada pihak donatur, sahabat, teman dan kolega yang telah memberikan bantuan, A Hie, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. Karena, bantuan yang diberikan itu dapat meringankan keluarga dalam proses penyembuhan korban.“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Sekecil apapun sumbangan ataupun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi korban dan keluarganya,” ucap Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan ini.Sementara kakak korban, Lia, menceritakan peristiwa itu terjadi pada 8 April 2013 ketika korban sedang bekerja di lantai III proyek pembangunan dengan memakai sepatu dalam kondisi basah. Saat asyik bekerja mundur-mundur, tiba-tiba korban tersentuh kabel listrik jalanan yang berdekatan dengan lantai III bangunan. Akibatnya, tubuh korban tersengat dan kejang-kejang, sehingga membuat tubuh korban gosong dan melepuh seperti luka bakar dari bagian perut hingga kaki.Karena kondisi rumah sakit (RS) di Kalimantan tidak tersedia peralatan yang lengkap untuk penyembuhannya, akhirnya korban dibawa ke RS Soetomo Surabaya melalui bantuan badan sosial Rotary Club. “Jadi, adik saya sudah sekitar 3 bulan lebih menjalani pengobatan dan perawatan di Surabaya,” kata Lia.Sedangkan President Rotary Club Medan Deli Alfian Salim didampingi Vice President Rotary Club Medan Deli Robert Moris dan President Roraty Club Medan Thamrin Budi Beh, menyebutkan dana yang telah terpakai untuk pengobatan korban di RS Surabaya itu sebesar Rp270 juta lebih, karena luka bakar yang dialami korban harus dilakukan operasi bedah.“Jadi, kalau sudah dibedah, maka untuk pemulihannya seperti semula harus dilakukan operasi plastik pada bagian tubuh yang dibedah itu. Untuk sekali operasi plastik yang dilakukan memakan dana sekitar Rp60-70 juta. Dan sekarang ini, masih dibutuhkan dana sekitar Rp200 juta lebih untuk biaya perobatan serta perawatan korban,” ungkap Alfian. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pembantu Mencuri Karena Butuh Biaya Berobat Anak

Peristiwa

Mukhsin Mencuri Buat Biaya Berobat Anak

Peristiwa

Indra Mencuri Sepeda Motor Untuk Biaya Berobat Ibunya

Peristiwa

2 Sahabat Menjambret Untuk Biaya Berobat Adik dan 40 Hari Lahiran Anak

Peristiwa

Disperindag Diminta Awasi Harga Bahan Pokok

Peristiwa

Pembangunan Pasar Sukaramai Medan Jangan Menimbulkan Masalah Baru